Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA REMAJA DI SMAN 4 TANJUNGPINANG Saherawati
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH CEREBRAL MEDIKA
Publisher : Akper Kesdam I/Bukit Barisan Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53475/jicm.v6i2.183

Abstract

Status Kesehatan Jiwa Riskesdas 2018, jumlah penduduknya sebanyak 39.872.395 jiwa, terdapat 6,8% jiwa ada kelompok umur 15 tahun keatas yang menderita gangguan mental emosional (GME), sehingga total jumlahnya 1.897.926 orang. 45% Penderita depresi berusia lebih dari 15 tahun atau sekitar 1.256.890 tahun. Status kesehatan remaja di Jawa Timur tahun 2018 yaitu 1,61% laki-laki dan 0,03% perempuan merokok tembakau setiap hari 0,6% konsumsi minuman beralkohol. Pada usia ≥15 tahun 4,8% mengalami depresi dan 7,2% mengalami gangguan mental emosional. Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering terjadi di kalangan anak muda, banyak faktor yang berkontribusi terhadap banyak risiko, termasuk bunuh diri, prestasi akademis yang buruk, penyalahgunaan obat-obatan, berbohong kepada orang tua, dan ketegangan dalam hubungan orang tua-anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian depresi pada remaja Di SMAN 4 Tanjungpinang. Desain penelitian ini penelitian cross sectional Jumlah sampel 185 responden dengan teknik random sampling. Alat pengumpulan data ialah kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi square p value 0,014. Kesimpulan ada hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian depresi pada remaja. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi orang tua dalam mengasuh anak remajanya yang ketika lagi ada masalah dapat mengatasi kejadian depresi