Pseudocyesis or false pregnancy is a condition where a woman feels all the symptoms of pregnancy, but there is no fetus in the uterus. The research aimed to understand the rare phenomenon of pseudocyesis that occurs in the community, starting from factors, impacts, and prevention and treatment solutions. The method used in this research is literature review and uses secondary data from previous studies. Data was obtained from journal portals such as Google Scholar and Sage Journal with the keywords “Pseudocyesis” and “Pregnancy”. The author used journals from 2001 to 2024. Many factors including psychological factors, endocrinological disorders, and social culture can influence. The impacts experienced by women with pseudocyesis include physical, social, medical, emotional and psychological impacts. Solutions that can be provided are conducting physical examinations on women, conducting consultations, and seeking professional assistance related to interventions that can help, as well as providing understanding to those closest to providing dukungan to women. The implication of this study is that women are expected to pay more attention to their health and keep away from conditions that trigger excessive stress. The closest environment, especially spouses and families, can provide dukungan for a better prognosis. AbstrakPseudocyesis atau kehamilan semu merupakan kondisi dimana wanita merasakan semua gejala kehamilan, namun tidak terdapat janin di dalam rahim. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk memahami fenomena langka pseudocyesis yang terjadi di masyarakat mulai dari faktor, dampak, solusi pencegahan, serta penanganannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review atau kajian literatur, dan memakai data sekunder dari penelitian sebelumnya. Data didapat dari portal jurnal seperti Google Scholar dan Sage Journal dengan kata kunci “pseudocyesis” dan “kehamilan”. Penulis menggunakan jurnal dalam rentang waktu 2001 hingga 2024. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pseudocyesis merupakan kondisi yang dapat dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya faktor psikologis, gangguan endokrinologi dan sosial budaya. Dampak yang dialami oleh wanita dengan pseudocyesis meliputi dampak fisik, sosial, medis, emosi dan psikologis. Solusi yang dapat diberikan yaitu melakukan pemeriksaan fisik pada wanita, melakukan konsultasi, serta mencari bantuan profesional terkait dengan intervensi yang dapat membantu, serta memberikan pemahaman kepada orang-orang terdekat agar memberikan dukungan kepada wanita. Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan wanita lebih memperhatikan kesehatannya dan menjaga terhindar dari kondisi yang memicu stres berlebih. Lingkungan terdekat terutama pasangan dan keluarga dapat memberikan dukungan untuk prognosis yang lebih baik.