Didin Aryanto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menelisik Potret Sejarah Pelaksanaan Pemilu Tahun 1977: Detik-Detik Runtuhnya Tirani Kekuasaan Soeharto Didin Aryanto
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2023): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v4i2.3069

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan mengenai potret sejarah pelaksanaan pemilu tahun 1977 dan detik-detik runtuhnya tirani kekuasaan Soeharto. Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui dan menganalisis potret sejarah pelaksanaan pemilu tahun 1977 serta mengungkap detik-detik runtuhnya tirani kekuasaan Soeharto. Pemilihan umum penting untuk sistem berbasis pemungutan suara suatu negara yang menjadi fokus selama waktu yang dihabiskan untuk menyusun administrasi. Keputusan pemilu tahun 1997 penuh dengan misrepresentasi yang ditujukan untuk mempertahankan kekuatan Orde Baru. Akhir pemerintahan Presiden Soeharto merupakan akhir dari perkumpulan yang dimotori oleh Presiden Soeharto dari tahun 1966-1998. Motivasi di balik penjelajahan ini adalah untuk tanpa henti menelaah lebih dalam lagi variabel-variabel yang mendorong berakhirnya pemerintahan Presiden Soeharto dengan menggunakan strategi-strategi yang dapat dipertanggungjawabkan. Konsekuensi dari peninjauan tersebut menunjukkan bahwa berakhirnya kekuasaan Presiden Soeharto dipengaruhi oleh peristiwa darurat keuangan yang diperparah dengan adanya infeksi kehinaan, intrik dan nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh keluarga dan kawan-kawan Presiden Soeharto. Darurat finansial yang mengikutinya membentuk darurat politik, darurat sosial dan darurat budaya keamanan yang menghangatkan dan memperluas minat Soeharto untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden.