Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kecerdasan Interpersonal Siswa Melalui Kearifan Lokal pada Program GLS, P5, dan Sabtu Budaya di Lombok Musaddat, Syaiful; Jafar, Syamsinas; Nazir, Yuniar Nur; Arsanty, Ratna Yulida
Indonesian Language Education and Literature Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.18391

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis profil kecerdasan interpersonal siswa sebagai dampak dari pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan Sabtu Budaya. Kajian pada tulisan ini melibatkan sejumlah tokoh adat Sasak, 224 siswa, dan 20 guru dari 10 Sekolah Dasar di Pulau Lombok, NTB, Indonesia. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan disajikan secara naratif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa dari sekolah dengan kategori baik, memiliki kecerdasan interpersonal yang jauh lebih tinggi daripada siswa pada sekolah-sekolah berkategori cukup baik, dan (2) kearifan lokal Sasak sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bahan, media, atau strategi pengembangan karakter sosial, khususnya kecerdasan interpersonal siswa. Kearifan lokal yang dimaksud, seperti: ngayo ‘saling mengunjungi’ dan saling perasaq ‘saling berbagi’. Sekolah yang berkategori baik, telah melaksanakan GLS dan Sabtu Budaya dengan memanfaatkan berbagai kearifan lokal Sasak.Students' Interpersonal Intelligence Through Local Wisdom In the GLS, P5, and Saturday Cultural Programs in LombokThis study aims to analyze the profile of students' interpersonal intelligence as an impact of implementing the School Literacy Movement (GLS) program, the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and Saturday Culture. The study in this paper involved several Sasak traditional figures, 224 students, and 20 teachers from 10 Elementary Schools in Lombok Island, NTB, Indonesia. The data were analyzed using qualitative descriptive techniques and presented in an explanatory narrative. The results of the study indicate that: (1) students from schools with a good category have much higher interpersonal intelligence than students from schools with a fairly good category, and (2) Sasak local wisdom has great potential to be developed as material, media, or strategies for developing social character, especially students' interpersonal intelligence. The local wisdom in question, such as ngayo 'visiting each other' and saling perasaq 'sharing each other'. Schools categorized as good have implemented GLS and Cultural Saturdays by utilizing various local Sasak wisdom.