Kritik sosial memainkan peran penting dalam mencerminkan masalah-masalah sosial dalam kehidupan masyarakat. Karya sastra memungkinkan pengarang untuk menggambarkan pandangannya tentang kehidupan sosial melalui narasi yang tercipta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kritik sosial dalam cerpen Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari dari perspektif sosiologi sastra. Pendekatan sosiologi sastra digunakan dengan fokus pada teori kritik sosial dalam sebuah penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan studi kepustakaan, kemudian data-data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif dan analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Tawa Gadis Padang Sampah karya Ahmad Tohari. Hasil penelitian mengungkap bentuk-bentuk kritik sosial dalam cerpen tersebut: (1) isu perlindungan hak anak; (2) kesenjangan sosial; (3) kemiskinan kalangan bawah; (4) kondisi lingkungan hidup; dan (5) pencemaran lingkungan.Social Criticism in the Short Story Tawa Gadis Padang Sampah by Ahmad Tohari: A Study Of Literary SociologySocial criticism plays a crucial role in reflecting societal issues within a community. Literature allows authors to depict their perspectives on social life through created narratives. In this context, the purpose of this study is to describe the forms of social criticism in the short story Tawa Gadis Padang Sampah (The Laughter of the Garbage Girl) by Ahmad Tohari from the perspective of literary sociology. The research employs a sociological approach, focusing on social criticism theory. Data collection techniques include documentation and literature review, followed by descriptive analysis and content analysis. The primary data source for this study is the short story Tawa Gadis Padang Sampah by Ahmad Tohari. The research findings reveal five forms of social criticism in the story: (1) child rights protection issues, (2) social disparity, (3) poverty among the lower class, (4) environmental conditions, and (5) environmental pollution.