Latar Belakang: Perawatan payudara (breast care) selama kehamilan merupakan langkah penting dalam mempersiapkan ibu menghadapi proses menyusui. Namun, masih banyak ibu hamil yang belum memiliki pengetahuan memadai mengenai cara melakukan perawatan payudara yang benar. Edukasi kesehatan dengan metode demonstrasi dinilai lebih efektif karena memberikan pengalaman belajar langsung dan mempermudah pemahaman peserta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling berbasis demonstrasi terhadap peningkatan pengetahuan perawatan payudara pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen (quasi experiment) dengan rancangan one group pretest-posttest design, yang dilaksanakan di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie. Populasi penelitian berjumlah 30 orang, yaitu seluruh ibu hamil yang berdomisili di desa tersebut, dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Guttman digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu hamil. Analisis data dilakukan menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test setelah uji normalitas dan homogenitas dilakukan. Hasil: Hasil uji analisis menunjukkan nilai Z = -4,830 dengan p-value = 0,000 (p 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah penyuluhan. Kesimpulan: Metode demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara, dan direkomendasikan bagi tenaga kesehatan untuk menerapkannya dalam kegiatan edukasi antenatal. Kata Kunci : Breast care, Demonstrasi, Ibu hamil ABSTRACT Background: Breast care during pregnancy is an important step in preparing mothers for breastfeeding. However, many pregnant women still lack adequate knowledge about how to perform proper breast care. Health education using the demonstration method is considered more effective because it provides a hands-on learning experience and facilitates participant understanding. This study aims to determine the effectiveness of demonstration-based counseling in improving breast care knowledge among pregnant women in the Community Health Center (Puskesmas) work area. Methods: The type of research used was a quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design, conducted in Geulumpang Payong Village, Blangpidie District. The study population consisted of 30 people, namely all pregnant women domiciled in the village, and the sampling technique was total sampling. The research instrument, a questionnaire with a Guttman scale, was used to measure the level of knowledge of pregnant women. Data analysis was performed using the non-parametric Wilcoxon Signed Ranks Test after normality and homogeneity tests were performed. Results: The analysis test results showed a Z value of -4.830 with a p-value of 0.000 (p 0.05 ) , which means there was a significant difference between the scores before and after the counseling. Conclusion: Thus, the demonstration method has proven effective in improving pregnant women's knowledge about breast care, and it is recommended for health workers to implement it in antenatal education activitie. Keyword: Breast care, Demonstration, Pregnant women