Abstrak Keberhasilan dalam pencapaian prestasi siswa bukan hanya ditentukan oleh kemampuan kecerdasan intelektual saja. Dari penelitian yang dilakukan oleh Goleman ditemukan bahwa kecerdasan intelektual hanya menyumbang 20% dalam prestasi belajar dari siswa, sedangkan 80% merupakan sumbangan dari kemampuan siswa yang lain, seperti: kecerdasan emosional yakni kemampuan memotivasi diri sendiri, mengatasi frustasi, mengontrol desakan hati, mengatur suasana hati, berempati serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan (library research) yang di mana dilakukan pengumpulan data pustaka dengan membaca dan mengolah bahan menjadi sebuah penelitian. Hasil dan kesimpulannya didapatkan bahwa lewat kecerdasan emosional yang dimiliki, melalui pendidikan agama Kristen mampu membawa siswa menumbuhkan perilaku yang baik dan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai wujud pembiasaan dalam kehidupan tiap peserta didik yang dicerminkan dengan memiliki kehidupan yang religius, jujur, toleran, disiplin, bertanggungjawab, percaya diri dan peka terhadap lingkungannya. Pendidikan agama Kristen menjadi wadah strategis dalam pembinaan dan pengembangan karakter peserta didik dalam menumbuhkan kecerdasan emosional guna meningkatkan prestasi belajar yang ditunjukkan pula dalam prakteknya. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, Pendidikan Agama Kristen, Prestasi Belajar Abstract Success in student achievement is not only determined by intellectual intelligence skills only. From research conducted by Goleman found that intellectual intelligence only contributes 20% in student learning achievement, while 80% is a contribution from the ability of other students, such as: emotional intelligence, namely the ability to motivate oneself, overcome frustration, control mood, regulate mood, empathize and the ability to work with others. The study uses a method of literature study research in which the collection of library date by reading and processing materials into a study. The results and conclusions were obtained that through the emotional intelligence possessed, through Christian religious education is able to bring students to foster good behavior and make religious values as habituation in the lives of each student who is reflected by having a life that is religious, honest, tolerant, disciplined, responsible, confident and sensitive to the environment. Christian education becomes a strategic forum in the development and development of the character of learners in fostering emotional intelligence in order to improve the learning achievements known also in practice. Keywords: Emotional Qoutient, Intelligence, Christian Religious Education, Learning Achievement