Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Pengelolaan Sampah Dapur menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember Astriana, Mitha; Ainaya, Aisyi; Iqbal Hanif, Mohammad Naja; Idris, Mukandar; Hariyana, Nanik
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4183

Abstract

Pengelolaan sampah dapur menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dilakukan untuk menawarkan solusi praktis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Sampah dapur menjadi jenis sampah yang paling dominan di Desa Kepanjen, maka harus diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna yang lebih. Pupuk organik cair yang dihasilkan dari sampah dapur tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat meningkatkan kesuburan tanah tanpa resiko mengkontaminasi tanah seperti yang sering terjadi pada penggunaan pupuk kimia. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji secara mendalam implementasi inovasi pengelolaan sampah dapur menjadi pupuk organik cair di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis tiga tahap, yaitu pembuatan pupuk, persiapan, dan pelaksanaan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan jika proses pembuatan POC yang dilihat dari aspek fisik dan non-fisik telah berhasil. Kemudian persiapan berjalan lancar dan masyarakat Desa Kepanjen terlihat sangat antusias terhadap inovasi baru POC ini. Selain mengurangi limbah sayuran, buah, dedaunan, dan sisa makanan yang kerap dibuang, POC dapat menjadi pengganti pupuk kimia serta dapat diaplikasikan pada tanaman pertanian maupun non-pertanian seperti tanaman obat keluarga dan tanaman hias lainnya. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan jika program POC tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan, namun juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal melalui peningkatan hasil panen dan pendapatan. Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Kepanjen menunjukkan bahwa teknologi sederhana dapat memberikan dampak yang besar terhadap pengolahan sampah organik.
Failure Risk Analysis of Storage Tank Using the Risk-Based Inspection Method in a Biofuel Supply Company: Analisis Resiko Kegagalan Pada Storage Tank dengan Metode Risk Based Inspection Idris, Mukandar; Aryanny, Enny
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1686

Abstract

Background (General) Storage tanks play a critical role in ensuring the continuity and safety of biodiesel distribution, where structural integrity is essential to prevent environmental, operational, and safety hazards. Background (Specific) At PT XYZ, recurring issues such as corrosion and leakage indicate limitations in the current time-based inspection approach. Knowledge Gap Previous studies applied RBI or AHP separately, but few integrated technical risk data with multi-criteria decision-making to produce an inspection and maintenance strategy that is both objective and operationally relevant. Aim This study aims to assess the risk level of a biodiesel storage tank using an integrated Risk-Based Inspection (RBI) and Analytic Hierarchy Process (AHP) approach to determine optimal inspection intervals and maintenance priorities. Results The analysis shows that critical subsystems—Storage Tank, Piping, Automatic Gauge Tank, PRV, and PVV—fall into high and extreme risk categories, with the overall tank risk classified as medium; corrosion analysis indicates remaining life values between 51–107 years, leading to a recommended inspection interval of four years instead of five. Novelty This study offers a combined RBI–AHP framework that aligns quantitative risk factors with managerial decision priorities. Implications The findings support more precise, risk-informed maintenance planning to enhance safety, reliability, and operational continuity in biodiesel storage operations. Highlights: Identifies high-risk subsystems requiring prioritized inspection. Integrates RBI–AHP to produce objective maintenance decisions. Recommends shorter inspection intervals to enhance operational safety. Keywords: Risk-Based Inspection, Analytic Hierarchy Process, Storage Tank, Corrosion, Maintenance Strategy