Tsania Shofiyati Rakhna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif dalam Pemecahan Masalah Barisan dan Deret Ditinjau dari Disposisi Matematis Tsania Shofiyati Rakhna; Triyanto, Triyanto; Dhidhi Pambudi, Dhidhi Pambudi
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa kelas X SMK Batik 1 Surakarta dalam pemecahan masalah pada materi barisan dan deret ditinjau dari disposisi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data disposisi matematis yang diperoleh melalui angket dan data kemampuan berpikir reflektif yang diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara, data-data tersebut merupakan hasil dari pekerjaan siswa. Teknik uji validitas pada penelitian ini menggunakan triangulasi metode. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah diperoleh data disposisi matematis dan kemampuan berpikir reflektif, siswa dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Pada tiap kategori dipilih dua siswa sebagai subjek penelitian melalui  teknik purposive sampling. Wawancara dilakukan bersama subjek penelitian yang terpilih. Siswa dengan disposisi matematis tinggi dapat memenuhi seluruh indikator-indikator pada tiap-tiap fase dalam kemampuan berpikir reflektif yaitu fase reacting,elaborating, dan contemplating. Siswa dengan disposisi matematis sedang dapat memenuhi beberapa indikator pada fase reacting dan elaborating, namun tidak dapat memenuhi indikator pada fase contemplating. Siswa dengan disposisi matematis rendah tidak memenuhi indikator pada fase elaborating dan contemplating, dan hanya dapat memenuhi beberapa indikator pada fase reacting.
Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif dalam Pemecahan Masalah Barisan dan Deret Ditinjau dari Disposisi Matematis Tsania Shofiyati Rakhna; Triyanto, Triyanto; Dhidhi Pambudi, Dhidhi Pambudi
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa kelas X SMK Batik 1 Surakarta dalam pemecahan masalah pada materi barisan dan deret ditinjau dari disposisi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data disposisi matematis yang diperoleh melalui angket dan data kemampuan berpikir reflektif yang diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara, data-data tersebut merupakan hasil dari pekerjaan siswa. Teknik uji validitas pada penelitian ini menggunakan triangulasi metode. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah diperoleh data disposisi matematis dan kemampuan berpikir reflektif, siswa dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Pada tiap kategori dipilih dua siswa sebagai subjek penelitian melalui  teknik purposive sampling. Wawancara dilakukan bersama subjek penelitian yang terpilih. Siswa dengan disposisi matematis tinggi dapat memenuhi seluruh indikator-indikator pada tiap-tiap fase dalam kemampuan berpikir reflektif yaitu fase reacting,elaborating, dan contemplating. Siswa dengan disposisi matematis sedang dapat memenuhi beberapa indikator pada fase reacting dan elaborating, namun tidak dapat memenuhi indikator pada fase contemplating. Siswa dengan disposisi matematis rendah tidak memenuhi indikator pada fase elaborating dan contemplating, dan hanya dapat memenuhi beberapa indikator pada fase reacting.