Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efisiensi Waktu Kerja Dengan Eliminasi Non Value Added Activity pada Klinik Zam-Zam Medical Centre Lutfi Ani Lutfi; Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 6 No. 1 Tahun 2024 |April 2024
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v6i1.3577

Abstract

Klinik Zam-Zam Medical Centre merupakan salah satu klinik medical check up untuk calon tenaga kerja Indonesia. Berdasarkan observasi terdapat masalah antrian pasien dan pemborosan diantaranya adalah aktivitas- aktifitas kerja yang tidak mempunyai nilai tambah dalam suatu produksi dan biaya lembur. Pada penelitian kali ini akan dilakukan perbaikan untuk menekan biaya pengeluaran dengan meningkatkan jumlah output jumlah pasien dengan waktu kerja yang telah ditentukan dan juga menghilangkan aktifitas-aktifitas kerja yang tidak mempunyai nilai tambah dalam suatu produksi. Dari hasil pengamatan menggunakan value stream mapping dilakukan pengelompokan elemen kerja guna mengidentifikasi elemen kerja yang termasuk kedalam non value added activities. Jumlah waktu unit laboratorium sebelum perbaikan adalah 1236,5 detik bertambah menjadi 11653,6 detik. Jumlah waktu unit pemeriksaan fisik sebelum perbaikan adalah 11516,5 detik dioptimalkan menjadi 547,9 detik. Jumlah waktu unit radiologi sebelum perbaikan adalah 2340,2 detik dioptimalkan menjadi 1650,3 detik. Dan jumlah tenaga kerja sebelum perbaikan adalah 10 orang dapat dioptimalkan menjadi 8 orang. Optimalisasi tenaga kerja juga berdampak pada reduksi biaya tenaga kerja langsung. Efisiensi biaya operasional yang dapat dicapai setelah dilakukan implementasi perbaikan dengan menghemat biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp 392.160.000 pertahun.
Beban Kerja, Nasa-TLX PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DI UMKM BELFII Lutfi Ani Lutfi
Baut Dan Manufaktur Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 6 No. 2 Tahun 2024 |Oktober 2024
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v6i2.4271

Abstract

UMKM Bellfi merupakan usaha yang bergerak diproduksi olahan makanan abon sapi, abon ayam dan abon hati ayam. Berdasarkan pengamatan dan interview langsung, karyawan mengeluhkan beban kerja berupa kelelahan dan gangguan konsentrasi saat bekerja yang disebabkan karena meningkatnya jam kerja. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran beban kerja mental untuk mengetahui kategori beban kerja mental yang dialami oleh karyawan dan faktor yang menjadi penyebab beban kerja mental karyawan. Dari hasil pengukuran beban kerja menggunakan metode NASA-TLX didapatkan skor dengan kategori beban kerja sedang sebanyak 11 karyawan dengan rata-rata skor 65,9 dan skor dengan kategori beban kerja berat sebanyak 4 karyawan dengan rata-rata skor 82,3 pada karyawan 8,9,10, dan 11 pada bagian mengolah abon. Berdasarkan data wawancara dan skor NASA-TLX diperoleh hasil beban kerja mental diperoleh dalam kategori sedang, dan tinggi. Pada karyawan 8-11 pembobotan indikator Physical Demand (PD) yang memperoleh nilai 4 dan 5, indikator Effort (EF) yang memperoleh nilai 4 dan 5 dan juga bobot rating pada indikator Physical Demand (PD), yaitu 90 dan 100. Faktor penyebab tingginya indikator Physical Demand (PD) dan indikator Effort (EF) adalah mengaduk olahan abon diatas kompor agar tidak gosong secara manual membutuhkan usaha dan tenaga besar yang berhubungan dengan kelelahan. Kemungkinan rekomendasi terkait analisis diperoleh sebagai strategi perbaikan terkait terhadap beban kerja mental yang tinggi yaitu Physical Demand (PD) dan Effort (EF) adalah menambah tenaga kerja atau membeli mesin pengaduk abon jika sangat dibutuhkan dengan mempertimbangkan kondisi finansial UMKM Bellfi.