Jumatim, Jumatim
STIKes Kapuas Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKU DENGAN KEJADIAN PENYAKIT REMATIK PADA USIA 40-60TAHUN Jumatim, Jumatim
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (Januari 2017)
Publisher : STIKes Kapuas Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rematik adalah penyakit yang menyerang sendi dan tulang atau jaringan penunjang sekitar sendi. Angka kejadian rematik pada tahun 2008 yang dilaporkan oleh World Health Organization (WHO) adalah mencapai 20% dari penduduk dunia yang telah terserang rematik, dimana 5-10% adalah mereka yang berusia 5-20 tahun dan 20% adalah mereka yang berusia 55 tahun. Desa Pangkal Baru adalah salah satu desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tempunak, merupakan daerah dengan kasus kejadian rematik tertinggi dengan jumlah 80 kasus dengan katagori usia 40-60 tahun pada tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, populasi dari penelitian ini adalah penderita rematik yang berusia 40-60 tahun sebanyak 80 orang. Sampel dari  penelitian ini sama dengan jumlah populasi atau total sampling yakni 80 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p=0.002), sikap (p=0.046), praktik (0.016), keturunan (p=0.027), jenis kelamin (p=0.004) dan obesitas (p=0.016), dengan kejadian penyakit rematik pada usia 40-60 tahun di Desa Pangkal baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan kejadian penyakit rematik pada usia 40-60 tahun di desa pangkal baru kecmatan tempunak adalah faktor pengetahuan yakni (p=0.002), sehingga diharapkan petugas kesehatan memberikan penyuluhan penyakit rematik guna menambah pengetahuan masyarakat di Desa Pangkal baru Kecamatan Tempunak