Hendri Hermawan Adinugraha
Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penggunaan E-Wallet Sebagai Solusi Transaksi Digital Pada UMKM di Kabupaten Pekalongan Afifa Nur Hasanah; Hendri Hermawan Adinugraha; Muhammad Shulthoni
ark:/00000/jeb.v17i1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v17i1.401

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan e-wallet, persepsi pelanggan terhadap pembayaran dengan e-wallet, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan e-wallet di UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan para pelaku dan pelanggan UMKM di Kabupaten Pekalongan yang fokus pada usaha makanan dan minuman serta menggunakan e-wallet seperti OVO, GoPay, dan Dana sebagai metode pembayaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet berperan penting dalam meningkatkan efisiensi transaksi dan kenyamanan pelanggan. Faktor kemudahan, keamanan, dan perubahan kebiasaan konsumen menjadi pendorong utama dalam penggunaan e-wallet oleh UMKM. Namun, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur internet, biaya operasional, dan keraguan terhadap keamanan digital. Dengan kolaborasi antara pemerintah, UMKM, dan penyedia layanan, diharapkan adaptasi e-wallet dapat memperkuat daya saing UMKM dan berkontribusi pada perekonomian daerah
Mengeksplor Tradisi Pasar Jajan Gratis : Dampaknya Terhadap Pendapatan UMKM Di Kota Pekalongan Rosita Lis Widayanti; Muhammad Aris Safi’i; Hendri Hermawan Adinugraha
ark:/00000/jeb.v17i1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v17i1.404

Abstract

Kota Pekalongan mempunyai salah satu tradisi yang sampai saat ini masih dilaksanakan setiap tahunnya. Tradisi ini sering disebut masyarakat Kota Pekalongan sebagai Pasar Jajan Gratis yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan Agustus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak ekonomi dari adanya Tradisi Pasar Jajan Gratis, pengaruhnya terhadap pendapatan para pelaku UMKM di Kota Pekalongan dan keuntungan serta kerugian dari adanya Tradisi Pasar Jajan Gratis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang meliputi wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak ekonomi dari adanya tradisi pasar jajan gratis yaitu meningkatnya pendapatan beberapa pelaku UMKM salah satunya karena sebagian masyarakat yang mulai beralih memesan makanan daripada membuat sendiri. Selain itu pengaruh dari Tradisi Pasar Jajan Gratis di Kota Pekalongan terhadap pendapatan para pelaku UMKM tidaklah sama, beberapa mengalami peningkatan, beberapa mengalami penurunan walaupun tidak signifikan, bahkan ada yang tidak berpengaruh sama sekali. Hal tersebut juga yang menjadi keuntungan serta kerugian yang dialami para pelaku UMKM di Kota Pekalongan.
Digital Transformation in Traditional Sectors: The Role of Perceived Security and Enjoyment in Fintech Syariah Adoption among Batik MSMEs Muhammad Sulthoni; Haryanto Kanthi Widodo; Wahid Wachyu Adi Winarto; Hendri Hermawan Adinugraha; Akbar Sarif
TIJAB (The International Journal of Applied Business) Vol. 10 No. 2 (2026): JUNE 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/tijab.v10.I2.2026.90958

Abstract

Background: This study aims to investigate the determinants that influence the sustainability intention of using Sharia Fintech among Batik MSME actors. Objective: Expanding the integrated framework of the Expectation-Confirmation Model (ECM) and the Technology Acceptance Model (TAM) by incorporating perceived security and pleasure as additional variables. Method: This study employed a quantitative approach using a snowball sampling technique. A total of 143 respondents, consisting of Batik entrepreneurs who utilize Islamic fintech, were collected and subsequently analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to examine the relationships among constructs. Result: The findings of the study show that the proposed integrative model has a very strong capacity to explain user behavior. Attitudes, satisfaction, and social influence are proven to be the main drivers that determine the intention of artisans to continue participating in the digital financial ecosystem. In particular, the confirmation of expectations emerged as the most dominant factor in shaping the perception of usability and user satisfaction. Conclusion: Although functional usability plays an important role in shaping attitudes, its impact on immediate satisfaction was found to be insignificant, suggesting that in the cultural heritage industry, emotional value and a sense of security take precedence over mere technical efficiency. This research makes an original contribution by validating the importance of affective and security aspects in accelerating digital transformation in the batik MSME sector. In practical terms, these results suggest that Sharia Fintech service providers focus on increasing transparency and features that improve users' psychological comfort to ensure long-term user loyalty. Keywords: Sharia Fintech, Batik MSMEs; Sustainability Intentions; Expectation Confirmation Model; Digital Transformation.
Group Guidance to Increase Learning Motivation in Children in Wangkelang Village Lailatul Chikmah; Liu Amanah; Sevira Putri Solikha; Titah Iffahaini Patrista; Via Rizquna; Ma’rifatun Fauzah; Hendri Hermawan Adinugraha
Pengabdian: Jurnal Abdimas Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/abdimas.v2i2.473

Abstract

Education is a process of self-development both individually and in groups. The level of public education participation is a measure of intelligence and progress of a country against other countries. School is a means of obtaining education, but because of the large number of students in one class, the teacher cannot guide one by one. This study aims to provide tutoring for elementary school students in Wangkelang Village. The method used is Community Service carried out by a community service team. Study groups are conducted by teaching students about literacy, numeracy and conducting socialization to increase public education awareness. After receiving study group guidance and outreach to increase educational awareness from the service team, students understand more about the importance of educational awareness and better understand literacy and numeracy materials in their learning. It is hoped that the results of this research can become a reference for other service teams in increasing public education awareness.