Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA Yolanda Ester Lahu; Roza Indra Yeni
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5690

Abstract

Pendahuluan : Masa post partum diawali setelah lahirnya plasenta dan berakhir saat kandungan kembali ke keadaan sebelum hamil, yang berlangsung selama ± 6 minggu Tujuan : Tujuan asuhan keperawatan ini diharapkan dapat memahami, menjelaskan dan menerapkan praktik berbasis bukti dalam keperawatan professional, dilakukan Pijat oksitosin untuk meningkatkan  produksi ASI pada ibu post sectio caesarea di Rumah Sakit Royal Taruma Jakarta. Metode Penelitian: Desain evidence base nurse (EBN) yang digunakan adalah Quasy Experiment khususnya pretest-posttest design. Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi kelompok kontrol. Terdapat dua kelompok intervensi, yaitu 2 kelompok yang diberikan pijat oksitosin Untuk meningkatkan  produksi ASI pada ibu post sectio caesarea selama 4  hari berturut-turut dan dilakukan 2 kali sehari. Hasil: hasil distribusi produksi ASI pada ibu post sectio caesarea sebelum dan setelah dilakukan intervensi pijat oksitosin menunjukan hasil  terhadap peningkatan produksi ASI setelah dilakukan intervensi dengan nilai mean sebesar 1.750 dengan p-value pada (0.006) atau kurang dari nilai signifikansi p-value 0.05.  Kesimpulan: ada perbedaan pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post sectio caesarea.
Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di UPT Puskesmas Rawa Buntu Serpong Vani Puji Astuti; Roza Indra Yeni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.530

Abstract

Dukungan suami pada istri selama masa kehamilan sangat diperlukan karena berhubungan dengan psikologis istri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III di UPT Puskesmas Rawa Buntu Serpong Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunaan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik sampling total sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Dukungan Suami dan PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale). Sebagian besar suami mendukung ibu hamil dengan kecemasan rendah sebanyak 16 orang (88,9%), dan sebagian besar suami tidak mendukung ibu hamil dengan kecemasan tinggi sebanyak 11 orang (91,7%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0.000, dimana α <0.05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil trimester III di UPT Puskesmas Rawa Buntu Serpong Kota Tangerang Selatan.
Hubungan Pemberian Asi Ekslusif dengan Kejadian Stunting pada Baduta 24-59 Bulan di Puskesmas Cempaka Putih Jakarta Pusat Juli Mulyani Putri; Roza Indra Yeni
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v9i1.881

Abstract

Stunting is a growth and development disorder in children based on length or height according to age that is less than -2 standard deviations (SD) on the World Health Organization (WHO) growth curve which occurs due to poor nutrition, lack of exclusive breastfeeding, recurrent infections and psychosocial stimulation. which is insufficient. This research aims to identify the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months at the Cempaka Putih District Health Center, Central Jakarta. This research design uses a quantitative correlation approach with a cross-sectional design. with a population of 1075 respondents and a sample of 91 respondents. Sampling used simple random sampling. The research instrument used an exclusive breastfeeding questionnaire with 12 question items and used an anthropometric TB/U measuring tool using Microtoice. Data were tested using chi square (⍺ = 0.05). The results of the research show that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months at the Cempaka Putih District Health Center, Central Jakarta. with significance value = 0.000 < 0.05. Nurses are expected to be able to help mothers prevent stunting in their children through education about nutrition and health of toddlers in order to reduce the number of stunted toddlers. For future researchers, they should examine other variables related to the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months, such as nutritional and economic status of the family and others.