Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) dalam Pencegahan Stunting di Posyandu Balita Bellyra di Wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua Febi Sukma; Yuni Istiananingsih; Dina Aulia Azzahra; Nisa Rizky Putri Pahlawan; Intan Maurya Soleman; Susi Siswati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1221

Abstract

Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) merupakan salah satu program pemerintah untuk menurunkan angka stunting target 18,8% pada tahun 2025. Tujuan kegiatan edukasi PMBA ini yaitu diharapkan pada para ibu dan keluarga yang mempunyai balita dapat merubah perilaku dan pola pikir cara memberikan asupan makanan pada anak dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk mencegah stunting sehingga pertumbuhan anak sesuai dengan usianya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Posyandu Balita Bellyra di Wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua berkolaborasi dengan Puskesmas Pembantu Pegangsaan Dua B. Metode edukasi yang digunakan di Posyandu Balita Bellyra, Presentasi, Leaflet, video, display menu. Pengetahuan gizi ibu balita diukur melalui kuesioner sebelum dan sesudah edukasi dilaksanakan dan skor pengetahuan gizi dianalisis dengan uji beda statistik Paired T-Test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p ≤0,05) antara pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah edukasi PMBA diberikan. Terjadi peningkatan jumlah peserta yang memiliki skor pengetahuan gizi baik dan cukup sebesar 66,7% sebelum edukasi menjadi sebesar 88,9% sesudah edukasi PMBA. Edukasi PMBA ini perlu digalakkan lebih rutin di Posyandu sehingga dapat meningkatkan pengetahuan gizi ibu balita sebagai upaya pencegahan stunting anak.
Edukasi Pencegahan Kehamilan Pada Remaja di Desa Kakara dan Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Febi Sukma; Yuni Istiananingsih; Norftriana Tan; Rina Astutiasih; Hastuti Hastuti; Lelyan Sadow
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1269

Abstract

Kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja merupakan salah satu dampak dari perilaku seks bebas. Kehamilan remaja merupakan salah satu fenomena sosial yang belakangan ini semakin meningkat terjadi di lingkungan masyarakat. Faktor utama yang menyebabkan KTD adalah gaya hidup remaja yang semakin bebas. Gaya hidup remaja yang bebas ini menimbulkan banyak remaja terlibat dalam hubungan seks pranikah. Kehamilan yang tidak diinginkan pada usia remaja bukan hanya merupakan masalah biologis, tetapi juga merupakan isu sosial, ekonomi, dan kesehatan yang kompleks. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan sosial remaja serta dapat memengaruhi masa depan mereka secara keseluruhan. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja antara lain kurangnya pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi. Edukasi Pencegahan Kehamilan Pada Remaja dalam bentuk pre-test dan post-test ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang kehamilan tidak diinginkan. Peserta edukasi adalah para remaja di Desa Kakara dan Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang kehamilan tidak diharapkan.
Edukasi Persiapan Laktasi Pada Ibu Hamil Remaja di Desa Kakara dan Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Yuni Istiananingsih; Febi Sukma; Yunirce Tan; Amanda Juliet Kabo; Wati Tamojaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1273

Abstract

Meningkatnya angka insiden seks pranikah pada remaja bisa dipahami telah menjadi sesuatu perilaku yang merupakan bentuk dorongan guna melepaskan energi yang semakin tinggi seiring bertumbuhnya seks pada remaja. Insiden ini berhubungan erat dengan kehamilan di usia remaja. Persiapan menyusui selama periode kehamilan penting untuk keberhasilan menyusui dan kesehatan bayi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada ibu hamil usia remaja terkait persiapan laktasi. Edukasi ini dilakukan pada remaja di Desa Kakara dan Desa Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara agar remaja mengetahui pentingnya persiapan menyusui pada ibu hamil usia remaja. Faktor yang mempengaruhi kesiapan menyusui diantaranya adalah ketidaktahuan dan ketidaksiapan ibu terkait proses menyusui dan dukungan suami / keluarga. Pengaruh ini sangatlah erat hubungannya dengan proses menyusui, karena seseorang dengan pengetahuan yang baik dan dukungan sekitar akan mempengaruhi kesiapan fisik maupun mental selama proses menyusui. . Pengetahuan ibu hamil tentang persiapan laktasi diukur melalui kuesioner sebelum dan sesudah edukasi dilaksanakan dan skor pengetahuan gizi dianalisis dengan uji beda statistik Paired T-Test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p ≤0,05) antara pengetahuan hamil sebelum dan sesudah edukasi diberikan. Terjadi peningkatan jumlah peserta yang memiliki skor pengetahuan baik sebesar 50,0% sebelum edukasi menjadi sebesar 75,0% sesudah edukasi persiapan laktasi pada ibu hamil remaja di Desa Kakara dan Desa Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara.