This Author published in this journals
All Journal Jurnal AFIAT
Seniwati Seniwati
Universitas Islam As-Syafi'iyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KOPING STRES DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN DI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH Tri Purwanti; Seniwati Seniwati
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3484

Abstract

Koping stres merupakan suatu proses yang dinamis individu mengubah secara konstan pikiran dan perilaku mereka dalam merespon perubahan-perubahan dalam penilaian terhadap kondisi stres dan tuntutan-tuntutan, World Health Organization mencatat 27% di Asia tenggara yang mempunyai kasus stres terbanyak, dan dapat meningkatkan resiko kematian hingga 43%. Tujuan Penelitan ini untuk menganalisis hubungan koping stres terhadap motivasi belajar. Metode Penelitian deskriptif kuantitatif dengan cross sectional (potong lintang). Jumlah populasi 200 responden. Sampel yang dipilih sebanyak 133 responden. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner selanjutnya dianalisis menggunakan Chi-Square. Hasil Penelitian koping stres sebanyak 71 responden (53.4%) mendapatkan koping stress yang baik, 62 responden (46.6%) mendapatkan koping stres yang buruk, dan 72 mahasiswa (54.1%) mendapatkan motivasi belajar tinggi, 61 mahasiswa (45.9%) mendapatkan motivasi belajar yang rendah, hasil Penelitian dari Chi-Square didapatkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) : 0.003 nilai ini lebih besar a=5% maka hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan terdapat hubungan koping stres dengan motivasi belajar pada mahasiswa S1 Keperawatan Di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam As-Syaf’iyah dengan nilai 0,003 terdapat kategori rendah. Ini menunjukan tingkat hubungan koping stress dengan motivasi belajar yang rendah. Saran diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan variabel lain yang dapat mempengaruhi motivasi belajar contohnya kemampuan belajar, kondisi lingkungan dan unsur-unsur dinamis belajar.