Ar-Razy, Hikam
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Monitoring Panel Surya dan Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Things Bertenaga Surya Ar-Razy, Hikam; Wagyana, Agus
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 26 No 2 (2024): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v26i2.32257

Abstract

In urban areas, agricultural land is virtually non-existent due to the lack of space for cultivating vegetables. Therefore, a hydroponic farming system can serve as an alternative for growing crops without soil and in minimal space. This study aims to design and develop a solar-powered Internet of Things (IoT)-based monitoring system to monitor solar panels and hydroponic plants and to determine whether a 50Wp solar panel can support hydroponic farming.The system utilizes an ESP32 microcontroller equipped with various sensors, including the DHT22 for temperature and humidity, the BH1750 for sunlight intensity, and the HC-SR04 ultrasonic sensor to detect the capacity of the control tank. Sensor data is stored in the Google Firebase database and can be accessed in real-time through an Android application.Testing results show that the system effectively monitors environmental conditions and can enhance efficiency and sustainability in hydroponic farming. The solar panel generates an average power output of approximately 34.65 watts, measured using the PZEM-017 sensor, which is sufficient to meet the energy requirements for operating the devices and water pumps. The intensity of sunlight significantly affects the solar panel's power output. On November 20, 2024, at 11:50 AM WIB, sunlight intensity reached 7648 lux, resulting in a power output of 50.38 watts—this being the maximum power that the 50Wp solar panel can produce. Pada daerah perkotaan lahan pertanian sudah tidak mungkin ditemukan karena minimnya lahan untuk membudidayakan sayuran, oleh karena itu sistem pertanian hidroponik dapat menjadi alternatif sebagai opsi berocok tanam tanpa menggunakan tanah dan dengan lahan yang minim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang bertenaga surya guna memantau panel surya dan tanaman hidroponik dan mengetahui apakah panel surya 50Wp dapat menjalankan sebuah budidaya hidroponik. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi dengan berbagai sensor, termasuk DHT22 untuk suhu dan kelembapan, BH1750 untuk cahaya matahari, dan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi kapasitas bak kontrol. Data dari sensor disimpan pada database Google Firebase dan dapat diakses secara real-time melalui aplikasi Android. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat memonitor kondisi lingkungan secara efektif dan dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam pertanian hidroponik. Energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya didapatkan dengan rata rata sekitar 34,65 Watt yang diukur menggunakan sensor PZEM-017 dan angka tersebut sudah memenuhi kebutuhan energi listrik untuk mengoperasikan alat dan pompa air. Besaran nilai cahaya matahari sangat berpengaruh terhadap energi listrik yang dihasilkan panel surya, pada 20 November 2024 pukul 11:50 WIB cahaya matahari mencapai 7648 lux, daya yang dihasilkan adalah 50,38W angka ini merupakan daya listrik maksimum yang dapat dihasilkan oleh panel surya 50Wp.