Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Organoleptic Test of Herbal Tea Made with Corn Silk (Zea Mays L.), Papaya Seeds (Carica papaya L.) and Dragon Fruit Peels (Hylocereus polyrhizus L.) Ludfi, Atha Adiwidya; Putri, Frichelle Amelia; Ferris, Keyla Permata; Hartoyo, Azizah Risqi Putri; Ardiansyah, Farel; Bahira, Aliya
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8379

Abstract

Tea (Camellia sinensis) is one of the most widely consumed beverages globally, valued for its economic, health, and cultural benefits. In Indonesia, abundant natural materials with antioxidant properties, such as dragon fruit peels, corn silk, and papaya seeds, are often discarded as waste. This study aimed to utilize these materials to create teatrasi herbal tea and evaluate its antioxidant and flavonoid content, sensory attributes, and overall acceptability. method and analysis the process involved material preparation, thorough washing, drying at specific temperatures and times, grinding, and packaging. Three formulations were tested, with Formula 3 (40% corn silk, 20% papaya seeds, and 40% dragon fruit peels) being the most favored based on hedonic tests. Antioxidant and flavonoid analyses confirmed strong antioxidant activity (IC50: 89.27 ppm) and high flavonoid content (884.64 mg/L QE) in Formula 3. Results organoleptic tests highlighted its distinctive corn silk aroma, reddish-brown color, and mild flavor. Respondents rated its aroma, color, and taste with favorability levels of 93.75%, 90.62%, and 92.70%, respectively, achieving an overall acceptance rate of 92.29%. Conclusion, this research demonstrates the potential of converting underutilized natural resources into sustainable, health-enhancing beverages.
COMBINATION OF MANGO LEAVES (MANGIFERA INDICA L.), SOURSOP LEAVES (ANNONA MURICATA L.) AND CORIANDER LEAVES (CORIANDRUM SATIVUM L.) FOR CARBONATED “TUNG FONG” HERBAL DRINKS Djabbare , Nurmala Fadhillah; Ludfi, Atha Adiwidya; Ferris, Keyla Permata; Ardiansyah, Farel; Vavassori, Luca
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35695

Abstract

Penelitian ini menggunakan minuman berkarbonasi dengan produk bernama Tung Fong. Berdasarkan hasil wawancara dengan penjual mengenai asal usul Tung Fong, pemilihan Tung Fong sebagai minuman berkarbonasi yang menjadi pilihan utama dalam upaya menciptakan pilihan yang lebih sehat bagi konsumen merupakan langkah yang sangat positif dan menggembirakan. Pembuatan minuman herbal berkarbonasi ini melalui proses penyiapan bahan, pemisahan bahan dari ampasnya, pencucian bahan, penirisan bahan, penimbangan bahan, perebusan bahan, pengemasan bahan minuman herbal berkarbonasi. Pada penelitian ini dilakukan 3 kali pengulangan untuk mencapai komposisi yang tepat. Setelah melakukan 3 kali pengulangan, berdasarkan uji hedonik, teh yang paling diminati adalah Teh Formula 2 dengan komposisi Daun Mangga 20%, Daun Sirsak 20%, dan Daun Ketumbar 40% serta nilai persentase wangi 84,00%, warna 86,67%, dan rasa 88,00%. Minuman herbal berkarbonasi ini juga telah lolos uji seperti uji antioksidan, uji organoleptik uji flavonoid total, uji pH, dan uji hedonik. Kesimpulan penelitian ini juga mempunyai hasil antioksidan kuat yaitu pada formula 2 sebesar 9,688% dan formula ketiga sebesar 8,870% sedangkan pada formula ketiga sebesar 12,452% mempunyai antioksidan lemah. Pada hasil pengujian kandungan total flavonoid pada formula pertama 23,910%; rumus kedua 23,385%; dan formula ketiga 24,010% yang diketahui bernilai positif mengandung flavonoid dengan menggunakan uji spektrofotometri UV-Vis.