Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Production Forest area Surrounding Badaro Village, Modayag District, East Bolaang Mongondow Regency, and the Non-Timber forest Products that the Local Population Uses Pasambuna, Hendratno; Nini, Wa; Pobela, Elva; Karundeng, Feldy; Paputungan, Nining G.; Tawaja, Ramzia Djangoan; Paputungan, Riski
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8433

Abstract

Forest products are used by the communities that surround forest regions to meet their basic requirements. Finding out what kinds of non-timber forest products the people in the Production Forest Area near Badaro Village, Modayag District, East Bolaang Mongondow Regency, use is the goal of this study. The survey method or direct observation combined with interview-based data gathering techniques is the methodology employed in this study. Non-timber forest products with economic value are used by the locals in the Modayag District of East Bolaang Mongondow Regency, which includes Badaro Village. The four categories of non-timber forest products are as follows: First, ornamental plant groups, which include ferns, fan palms, and vegetables. Fruit groups like Amok/Sukun come in second. Third are plant groupings like aromatic pandan rice leaves and animal groups like red jungle fowls. It is possible to get this conclusion from the discussion and results description. It is intended that the government, academics, environmental observers, and the community will all be able to raise awareness of the value of using sustainable forest products at all societal levels, particularly for those who live and rely on them.
PEMANFAATAN PALEM SERDANG (Livistona Rotundifolia) TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DESA KOMANGAAN KECAMATAN BOLAANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SULAWESI UTARA) KARUNDENG, FELDY; Simbala, Herni; Tungkagi, Muhammad Rizard
SORIHI Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Sorihi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini, menggunakan jenis Penelitian kualitatif yakni meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan) yakni Observasi, wawancara, dokumentasi. analisis data bersifat induktif/kualitatif dan hasil penelitian lebih menekankan pada makna dari pada generalisasi.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui manfaat dari tubuhan palem serdang dan mengetahui hubungan perekonomian masyarakat Desa Komangaan dalam pemanfaatan Palem serdang.Sehingga hasil penelitian ini dapat di lihat dari sisi ekonomis bahwa masyarakat Desa Komangan hanya memanfaatkatkan pucuk dari tumbuhan Palem serdang, serta hubungan pendapatan masyarakat desa komangaan dalam pemanfaatan Palem serdang Livistona rotundifolia sangat berpengaruh di karenakan mereka menjadikan Palem serdang Livistona rotundifolia sebagai sumber penghasilan primer(utama) dan komplementer (tambahan).
IDENTIFIKASI POTENSI AGROWISATA DAN SUMBER DAYA ALAM DANAU MOOAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Karundeng, Feldy; Rempas, Robby DJ; Feiby, Bansaleng Yessikah; Farozi, Limbanadi Afdal
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1923

Abstract

Urgensi penelitian ini sangat terkait dengan Rencana Pembangunan Nasional untuk mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan, dan tujuannya adalah untuk mengidentifikasi. serta tujuan penelitian adalah identifikasi potensi agrowisata dan sumber daya alam Danau Mooat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dalam 3 (tiga) tahap sebagai berikut: Tahap utama yang mendukung keberhasilan penelitian. Tahap Ketiga adalah tahap penyusunan laporan. Tahap ini merupakan tahap akhir di mana peneliti akan membuat laporan kemajuan, menyelesaikan laporan, dan menyiapkan laporan publikasi. . Populasi dalam penelitian ini terdiri dari semua wisatawan yang berkunjung dari tahun 2022 hingga 2025 pada bulan Agustus (berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Bolaang Mongondow Timur), hasil penelitian menunjukkan bahwa selain penduduk sekitar Danau Mooat, khususnya yang dijadikan responden adalah masyarakat di Desa Mooat dengan total 173 Kepala Keluarga dan 35 responden, serta sumber daya alam di sekitar Danau Mooat termasuk vegetasi sekitar Danau Mooat (sayuran, pohon/hutan, lahan pertanian, dan kondisi lingkungan), dan para pemangku kepentingan yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam pengembangan agrowisata di Danau Mooat di Bolaang Mongondow Timur. Dengan pengelolaan yang tepat dan promosi yang terencana, hal ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, menstabilkan tren bulanan, dan mendorong pertumbuhan agrowisata secara berkelanjutan.