Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Eco-Print Dengan Teknik Pounding Pada Kain Katun Sanjaya, Jesslyn; Carla Angelica; Pamuji, Anastasia Rosa Deandra; Tjota, Christabelle Celine; Gunawan, Breitling Andrea
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1188

Abstract

Eco-print adalah teknik cetak daun yang diimplementasikan ke atas permukaan kain. Teknik yang dipergunakan dalam kasus ini adalah teknik pounding. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana proses penciptaan eco-print dengan menggunakan teknik pounding. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi batik eco print sebagai bentuk kegiatan kreatif dalam dunia pendidikan. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan observasi, eksperimen dan dokumentasi. Sampel dari penciptaan adalah hasil karya penciptaan dengan metode eksperimen yang dilakukan oleh lima orang perupa yang menggunakan berbagai macam daun dan bunga. Hasil dari penelitian penciptaan menunjukan karya yang dibuat diatas kain katun yang menghasilkan cetak daun berwarna hijau kontras adalah daun pepaya jepang. Sedangkan hasil karya cetak bunga yang berwarna terang adalah bunga telang. Batik eco-print ini dapat dilakukan oleh semua kalangan masyarakat, dapat dilakukan dengan mudah, aman, menyenangkan, dan ramah lingkungan karena hanya membutuhkan alat dan bahan yang sederhana, tanpa melibatkan bahan kimia berbahaya. Batik kreatif dapat di implementasikan menjadi alternatif media pembelajaran seni rupa yang menarik dan efektif. Bidang pendidikan menggunakan batik eco-print ini sebagai jembatan dalam mengembangkan kreativitas dan imajinasi siswa dengan mengeksplorasi variasi motif, warna dan juga segi estetika. Tingkat kegagalan yang rendah akan membuat masyarakat lebih percaya diri untuk mengeksplor design yang diinginkan. Batik eco print ini juga memiliki potensi menjadi produk UMKM berbasis masyarakat yang mudah dilakukan.
Analisa Komparatif Ekspresi Visual dalam Seni Rupa Tradisional dan Kontemporer Tiongkok Pamuji, Anastasia Rosa Deandra; Angelica, Carla; Tjota, Christabelle Celine
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2576

Abstract

Studi ini dibuat untuk mengungkapkan komparasi antara karya seni rupa tradisional dengan kontemporer Tiongkok. Tujuan studi ini adalah untuk menelaah ekspresi dan kode visual seni rupa tradisional ciptaan Zhao Mengfu dengan seni rupa kontemporer ciptaan Qiu Zijie dan Ai Weiwei. Indikator yang dipilih adalah karya dari seniman Tiongkok yang berkarya di salah satu periode klasik tradisional Tiongkok secara spesifik di periode Dinasti Yuan (1260-1368) dan karya dari seniman kontemporer di era modern (1990-saat ini). Studi ini ditelaah menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif dan artistik. Sampel yang akan digunakan dalam studi ini adalah karya Zhao Mengfu “Autumn Colors on the Que And Hua Mountain” 1295 untuk seni rupa tradisional Tiongkok dan Writing the “Orchid Pavilion Preface” One Thousand Times (1990-1995) ciptaan Qiu Zhijie dan Sunflower Seeds / Kui Hua Zi (2010) ciptaan Ai Weiwei untuk seni rupa kontemporer. Hasil dari studi ini menunjukan perbedaan visual, makna, filosofi, dan metode yang dilakukan untuk mewujudkan karya tersebut. Temuan penting dari penelitian ini adalah perbedaan drastis di dalam seni rupa tradisional dan kontemporer Tiongkok, yang dimana seni rupa tradisional memiliki pandangan filosofis yang berfokus pada kehidupan alam sekitar dengan metode melukis dengan tinta sedangkan seni rupa kontemporer sudah dipengaruhi oleh paham Barat sehingga karya berfokus pada kritik intelektual dan kemanusiaan diwujudkan melalui visual yang lebih bervariatif. Dampak dari studi ini adalah untuk mengedukasi pembaca mengenai perbedaan seni rupa tradisional dengan kontemporer Tiongkok.