Triana, Feby Rahmania
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Manajeman Risiko pada UMKM Pedagang Sayur Khaerani, Salsabila Fauzia; Triana, Feby Rahmania; Cantika Verina, Dian Clara
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2024): September 2024 -Februari 2025
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v8i1.8520

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah atau biasa disebut UMKM merupakan salah satu usaha yang mudah dijalankan bagi setiap orang yang berkeinginan melakukan usaha, namun persaingan akan senantiasa selalu ada pada bidang kehidupan tidak terkecuali pada UMKM contohnya pada usaha pedagang sayur. Untuk menghadapi persaingan dan tantangan yang terdapat pada dunia usaha maka setiap UMKM harus melakukan inovasi produk atau jasa, serta mengembangkan sumber daya manusia dan teknologi. UMKM pedagang sayur memiliki peran penting dalam menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat, sayuran bagi masyarakat Indonesia adalah kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari karena manfaatnya yang begitu banyak bagi tubuh manusia. Sebagai UMKM perlu mengetahu apa itu manajeman risiko, manajeman resiko diperlukan untuk mengantisipasi atau mengurangi kemungkinan terjadinya risiko dalam suatu usaha. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan risiko apa saja yang dihadapi pada UMKM pedagang sayur.
Analisis Manajemen Risiko pada UMKM "Baso Cuanki Baraya"di Cileunyi Triana, Feby Rahmania; Khaerani, Salsabila Fauzia; Cantika Verina, Dian Clara
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2024): September 2024 -Februari 2025
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v8i1.8539

Abstract

AbstrakIndustri kuliner Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, banyak UMKM kuliner telah dimotivasi oleh persaingan bisnis yang semakin ketat dan ketidakpastian ekonomi, sehingga mereka mencari cara untuk meningkatkan daya saing dan mengurangi risiko. Sebagai salah satu subsektor yang cukup populer, UMKM kuliner tidak luput dari tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana UMKM Baso Cuanki Baraya mengelola risiko yang dihadapi dan mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketahanan usaha. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi  UMKM Baso Cuanki Baraya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami garis besar SWOT untuk merumuskan strategi manajemen yang lebih efektif dalam melawan persaingan dan perubahan lingkungan bisnis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan usaha pengusaha kuliner pada usaha kecil dan menengah.
Analisis Manajemen Risiko UMKM Maraya Scarf di Kota Bandung Verina, Dian Clara Cantik; Triana, Feby Rahmania; Khaerani, Salsabilla Fauzia
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2024): September 2024 -Februari 2025
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v8i1.8542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen risiko terhadap keberlangsungan usaha Maraya Scarf di Kota Bandung. Menggunakan pendekatan survei dan wawancara mendalam, lima risiko utama teridentifikasi, yaitu: persaingan usaha, fluktuasi harga bahan baku, perubahan perilaku konsumen, keterbatasan akses terhadap modal, dan kesulitan dalam mengadopsi teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga risiko utama (persaingan usaha, perubahan perilaku konsumen, dan keterbatasan modal) memiliki tingkat risiko tinggi yang membutuhkan tindakan mitigasi segera. Strategi perlakuan risiko yang direkomendasikan diharapkan dapat memperkuat ketahanan UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan asosiasi bisnis, sangat penting untuk mendorong penerapan manajemen risiko yang efektif oleh UMKM.