Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Digitalisasi dan Kepuasan Nasabah: Bagaimana Bank Syariah Beradaptasi di Era Society 5.0? Marisna, Diska Sendi; Karimah, Uswatun; Hendra, Joni
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i1.4497

Abstract

Penelitian ini membahas tentang adaptasi bank syariah terhadap digitalisasi di era Society 5.0, dengan fokus pada bagaimana hubungan transformasi digital dengan kepuasan nasabah. Transformasi digital di bank syariah telah menjadi kunci untuk memberikan layanan yang lebih cepat, aman, dan personal, selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini mengkaji aspek-aspek utama digitalisasi, yaitu keamanan dan kepatuhan syariah, tantangan serta hambatan yang dihadapi dalam proses transformasi, dan bagaimana hungannya dengan kepuasan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi membawa berbagai peluang untuk meningkatkan pengalaman nasabah, bank syariah masih menghadapi tantangan seperti infrastruktur teknologi, keterbatasan tenaga ahli di bidang digital, serta regulasi yang belum sepenuhnya adaptif terhadap perubahan teknologi. Hubungan antara transformasi digital dan kepuasan nasabah diidentifikasi positif, di mana layanan yang lebih efisien dan aman cenderung meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah. Studi ini menyimpulkan bahwa adaptasi digital yang berhasil, dengan tetap mempertahankan prinsip syariah, akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan kepuasan nasabah di era Society 5.0.
Early Fraud Detection Using the Fraud Triangle Model in Islamic Banking Hendra, Joni; Marisna, Diska Sendi; Karimah, Uswatun; Sofiyanto, Sofiyanto; Saprudin, M
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v3i1.6143

Abstract

This study aims to analyze the potential for fraud in Islamic banking through the application of the Fraud Triangle Model, which consists of three key elements: pressure, opportunity, and rationalization. Although Islamic banking is founded on Islamic principles such as justice, transparency, and moral responsibility, fraudulent practices may still occur due to human factors and weaknesses in internal control systems. This research employs a literature review method by examining academic sources and relevant regulations. The findings reveal that economic pressure, weak internal oversight, and justifications for unethical behavior are primary drivers of fraud in Islamic financial institutions. Therefore, effective fraud mitigation strategies are needed, including strengthened corporate governance, supervision based on Islamic values, and the development of a work culture grounded in integrity. The application of the Fraud Triangle Model in the Islamic banking context is expected to support early fraud detection and prevention in a more ethical and effective manner.
Early Fraud Detection Using the Fraud Triangle Model in Islamic Banking Hendra, Joni; Marisna, Diska Sendi; Karimah, Uswatun; Sofiyanto, Sofiyanto; Saprudin, M
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v3i1.6143

Abstract

This study aims to analyze the potential for fraud in Islamic banking through the application of the Fraud Triangle Model, which consists of three key elements: pressure, opportunity, and rationalization. Although Islamic banking is founded on Islamic principles such as justice, transparency, and moral responsibility, fraudulent practices may still occur due to human factors and weaknesses in internal control systems. This research employs a literature review method by examining academic sources and relevant regulations. The findings reveal that economic pressure, weak internal oversight, and justifications for unethical behavior are primary drivers of fraud in Islamic financial institutions. Therefore, effective fraud mitigation strategies are needed, including strengthened corporate governance, supervision based on Islamic values, and the development of a work culture grounded in integrity. The application of the Fraud Triangle Model in the Islamic banking context is expected to support early fraud detection and prevention in a more ethical and effective manner.
Peningkatan Kesadaran Dan Implementasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Dasar Di Desa Muaratais Ii Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026 Sapitri, Juli; Rianti; Tresia, Yuliana; Karimah, Uswatun; Baiti, Nur; Patma, Nuryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.355

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran krusial dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada pada tahap pembentukan kebiasaan. Namun, rendahnya tingkat kesadaran dan belum optimalnya penerapan PHBS masih menjadi permasalahan yang umum dijumpai di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait PHBS. Kegiatan intervensi dilaksanakan pada 68 siswa kelas 1 hingga 5 di SD Negeri 101509 Desa Muaratais II. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan terstruktur, diskusi interaktif, serta demonstrasi praktik PHBS, khususnya teknik mencuci tangan yang benar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi serta evaluasi terhadap respon siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta peningkatan kemampuan dalam menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga menunjukkan partisipasi yang lebih aktif selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif yang bersifat partisipatif dan aplikatif efektif dalam mendorong perubahan perilaku pada siswa sekolah dasar. Dengan demikian, penguatan edukasi PHBS di tingkat sekolah dasar menjadi langkah strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.