Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Kenyamanan Akustik Pada Ruang Rawat Inap RSU Putri Bidadari Stabat Dengan Menggunakan Ampas Tebu Sebagai Peredam Nasution, Mulkan Iskandar; Daulay, Zubair Aman; Wulandari, Desi
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v9i2.21858

Abstract

Ketidak nyamanan yang berasal dari kebisingan atau suara suara yang tidak dikehendaki di lingkungan rumah sakit merupakan suatu permasalahan yang cukup serius yang harus diperhatikan, rumah sakit juga merupakan lembaga dimana terdapat dua populasi yaitu orang sakit dan orang sehat, sesuai fungsinya rumah sakit merupakan tempat untuk merawat orang yang sakit. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan akustik di ruangan rawat inapp VIP dan ruagan rawat inap Kelas I pada rumah sakit umum Putri Bidadari Stabat Kabupaten Langkat dengan menggunakan material akustik berbahan dasar serat alam yaitu ampas tebu sebagai peredam dengan ketebalan 2 cm dengan koefisien serapnya adalah sebesar 0,338. digunakan peredam agar kedua ruangan rawat inap dapat memenuhi standar baku tingkat kenyamananakustik yang telah ditetapkan. Hasil penambahahan ampas tebu sebagai peredam menunjukkan terjadi penurunan tingkat kebisingan pada ruang inap, yang mana sebelum di beri peredam tingkat kebisingan mencapai nilai 54,39 dB untuk ruang rawat inap VIP dan 61,57 dB untuk ruang rawat inap kelas I sehingga belum memenuhi SNI untuk ruang rawat inap. Setelah diberikan peredam ampas tebu terjadi pengurangan hingga mencapai SNI dengan nilai 35,33 dB untuk ruang rawat inap VIP dan 38,96 dB untuk ruang rawat inap kelas I.
Kontrol dan Monitoring Smart Garden Berbasis IoT Menggunakan NodeMCU ESP8266 Hayati, Keumala; Nasution, Nazaruddin; Nasution, Mulkan Iskandar
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v10i1.23499

Abstract

Tanaman memerlukan asupan air yang memadai untuk menjalankan proses fotosintesis, mendukung pertumbuhan, dan perkembangan optimal. Pemeliharaan tanaman yang baik meliputi penyiraman dan pemupukan secara teratur, namun kendala waktu dan kesibukan pemilik sering menyebabkan tanaman tidak terurus hingga mengalami kelayuan dan kematian akibat kekurangan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau serta mengotomatisasi proses penyiraman secara real-time. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler utama, terintegrasi dengan platform Thingspeak untuk memudahkan monitoring dan kontrol jarak jauh melalui smartphone. Sensor kelembaban tanah dan suhu udara digunakan sebagai input utama untuk menentukan waktu dan intensitas penyiraman secara presisi. Dengan pendekatan ini, kebutuhan air tanaman dapat dipenuhi secara otomatis sesuai kondisi lingkungan, sehingga risiko dehidrasi dan kematian tanaman dapat diminimalkan. Sistem ini diharapkan mampu memberikan solusi praktis bagi masyarakat perkotaan yang sibuk, meningkatkan efisiensi perawatan tanaman, serta mendukung budidaya tanaman secara berkelanjutan.
LEMARI PENGERING PAKAIAN DENGAN SENSOR DHT11 BERBASIS ARDUINO UNO Harahap, Sutan Reka Nasrul Azis; Nasution, Mulkan Iskandar; Nasution, Nazaruddin
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23426

Abstract

Lemari pengering pakaian otomatis berbasis arduino uno merupakan alat yang mampu mengeringkan pakaian secara otomatis tanpa membutuhkan bantuan panas matahari yang dipengaruhi oleh cuaca sehingga dengan menggunakan lemari pengering pakaian otomatis berbasis arduino uno masyarakat dapat mengeringkan pakaian dengan lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem kerja dari lemari pengering pakaian serta penerapannya dalam mengeringkan pakaian dinilai dari parameter yang di analisis (kelembaban, suhu, dan waktu pengeringan pakaian) guna dalam memberi informasi terkait tentang kondisi kekeringan pakaian setiap jenis pakaian. Lemari pengering pakaian ini menggunakan sensor DHT 11 dalam menganalisa serta memantau tingkat kekeringan pakaian. Hasil penelitian menunjukkan lemari pengering pakaian efektif dalam memberikan informasi tentang kondisi pengeringan pakaian dimana waktu pengeringan pakaian selama 50 menit hingga 70 menit, nilai kelembaban 91 % RH hingga 66 % RH, nilai suhu 29oC hingga 37,4oC.
IMPLEMENTASI ARDUINO DENGAN UV LIGHT SEBAGAI PERANGKAP NYAMU(Culiciade) Nasution, Mulkan Iskandar; Nasution, Nazaruddin; Siregar, Fakhrunada Saleha
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23596

Abstract

Sistem alat  perangkap nyamuk (Culicidae) dengan pemikat UV light berbasis arduino dirancang sebagai pemikat nyamuk menggunakan UV light  dikarenakan nyamuk tertarik pada sinar ultraviolet (UV, sinar UV)   dapat membantu mereka untuk menavigasi. Pada alat ini telah dilakukan kalibrasi dan pengujian berulang deteksi sensor suhu  dan  kelembapan dengan hasil pengujian adaptor didapatkan nilai rata-rata sebesar 12,308 V dan tegangan output 5,00 V dengan nilai rata-rata sebesar 5 V, untuk pengujian DHT11 nilai rata-rata persentase kesalahan 1,73%, Dan  untuk pengujian sensor gas didapatkan total persentase selisih pengujian 1,73%. Pengujian alat penelitian ini dilakukan berulang, pada sore hari dan berhasil membuat 24 ekor nyamuk terperangkap dalam waktu 50 menit pengujian. Semua data yang dihasilkan dari sensor-sensor tersebut disimpan secara terstruktur dalam memori untuk tujuan analisis dan monitoring jangka panjang.