Lingkungan kerja yang nyaman dan sesuai standar sangat berperan dalam menunjang produktivitas pekerja, terutama di industri yang memiliki tantangan fisik seperti pabrik pipa baja. Permasalahan yang sedang di hadapi PT XYZ yaitu lingkungan kerja yang kurang mendukung, seperti suhu yang tinggi mencapai 36°C pada siang hari dan tingkat kebisingan yang cukup tinggi di area produksi, membuat karyawan merasa tidak nyaman dan menurunkan performa kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu lingkungan dan kebisingan terhadap kinerja pekerja di perusahaan pipa baja, dengan menggunakan pendekatan metode LTM5. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran suhu dan tingkat kebisingan menggunakan alat Digital Instrument 5in1 dan analisis menggunakan LTM5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu di area produksi yaitu 31°C - 36°C pada sing hari dan tingkat kebisingan yang terukur mencapai 89,1 dB yang berdampak negatif pada kenyamanan dan produktivitas pekerja. Kondisi ini berpotensi menurunkan kinerja pekerja, yang ditunjukkan dengan meningkatnya rasa tidak nyaman, kelelahan, dan kesulitan dalam berkonsentrasi. Rekomendasi untuk perbaikan meliputi peningkatan ventilasi,pelapisan aluminium foil pada atap ruang produksi untuk meminimalisir hawa panas, penyediaan fan exhaust untuk membuang udara panas keluar ruangan, penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk mengurangi dampak kebisingan. Selain itu, penanaman tumbuhan hijau di sekitar area kerja dapat menciptakan suasana yang lebih sejuk dan nyaman. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kondisi kerja dan produktivitas di industri pipa baja