Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGUNGKAP DAMPAK GAME ONLINE TERHADAP PERILAKU DAN MOTIVASI BELAJAR ANAK: A LITERATURE REVIEW DARMAWAN, MADE AGUNG; WILANI, NI MADE ARI
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.4291

Abstract

Technological advancements have made online gaming a popular form of entertainment among children and adults alike. Although it is entertaining, online gaming has significant impacts, especially on the lives and development of children. This article aims to identify the effects arising from children who become addicted to online games, examining aspects such as their speech, behavior towards those around them, the influence of online games on their learning activities, and their health.The study utilizes a literature review method from 24 relevant national journals from 2016 to 2024. It has been found that online games greatly affect the lives and development of children who play them. Evidence shows that children who engage in online gaming with high intensity struggle to grasp educational material in school because they remain focused on the games they are playing and often talk with peers about these games. Consequently, they fail to understand the lessons being taught by their teachers, leading to unsatisfactory test scores.Moreover, children tend to use foul language when they experience defeat in online games. This behavior often stems from imitating peers and older individuals who also use harsh words during gameplay. Parents of children who play online games report that these kids frequently exhibit defiance towards their parents and teachers. Instances have been noted where children lie to their parents to gain permission to play online games, and they also become difficult to assist due to being engrossed in their gaming.Online gaming also adversely affects children's physical health; those who spend excessive time playing are likely to experience poor health due to a lack of physical activity, as most of their time is spent gaming rather than exercising. ABSTRAKKemajuan teknologi telah menjadikan game online sebagai hiburan yang populer di kalangan anak-anak hingga dewasa. Walaupun bersifat menghibur, namun game online memiliki dampak yang signifikan terutama bagi kehidupan dan perkembangan anak-anak. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak yang timbul pada anak-anak yang mengalami kecanduan bermain game online, entah itu dilihat dari segi perkataannya, sikap yang anak lakukan kepada orang sekitarnya, pengaruh game online terhadap kegiatan belajar anak, dan kesehatan anak yang bermain game online. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dari 24 jurnal nasional yang relevan dengan rentang tahun 2016-2024. Diketahui, game online sangat mempengaruhi kehidupan dan perkembangan anak-anak yang memainkannya. Hal ini dibuktikan dengan anak yang bermain game online dengan intensitas yang tinggi akan mengalami kesusahan dalam menerima materi pembelajaran di sekolah karena ia masih memfokuskan pikirannya pada game online yang ia mainkan dan berbicara dengan teman di sebelahnya mengenai game online yang ia mainkan, sehingga anak tidak akan mengerti materi yang sedang gurunya jelaskan dan anak akan mendapatkan nilai ulangan yang tidak memuaskan. Tidak hanya itu, anak akan cenderung berkata kasar apabila mengalami kekalahan saat bermain game online, hal ini terjadi karena anak meniru teman-temannya dan orang yang lebih tua mengucapkan kata-kata kasar ketika bermain game online. Dari pengakuan orang tua dari anak yang bermain game online, diketahui pula anak yang bermain game online cenderung membangkang atau tidak menuruti perintah dari orang tua dan gurunya. Hal ini dibuktikan dengan terdapat anak yang berbohong kepada orang tunya agar ia bisa bermain game online, selain itu anak juga susah dimintai tolong karena anak sedang asik bermain game online. Game online juga berdampak terhadap fisik anak dimana anak yang bermain game online kebanyakan memiliki kesehatan yang buruk karena kebanyakan waktunya hanya dihabiskan untuk bermain game online dan jarang berolahraga.
DUNIA MAYA YANG MENELAN NYATA: FENOMENA INTERNET GAMING DISORDER Darmawan, Made Agung; Kedel, Made Pranajapa; Ningsih, Ni Nyoman Ayu Julia
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i4.8588

Abstract

Internet Gaming Disorder (IGD) is a behavioral disturbance that arises from excessive online gaming, leading to significant disruptions in academic, social, emotional, and health functioning. This article aims to review IGD through a literature review by examining national and international studies related to its definition, high-risk game genres—particularly MOBA, FPS, and MMORPG—and the psychological, social, and financial impacts experienced by players. The findings indicate that IGD is influenced by internal factors such as loneliness, escapism, and low self-control, as well as external factors including maladaptive parenting patterns and peer pressure. Beyond diminishing overall quality of life, IGD also drives impulsive purchases of virtual goods, time distortion, social withdrawal, and physical health issues. Modern game mechanisms such as loot boxes, randomized rewards, and daily quests have been shown to reinforce addictive behaviors through variable reinforcement patterns. Effective interventions include self-management strategies, social support, active parental involvement, and psychological treatments such as Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Overall, IGD is not merely a matter of excessive playtime but a reflection of unmet psychological needs and maladaptive coping strategies that require comprehensive intervention. ABSTRAK Internet Gaming Disorder (IGD) merupakan gangguan perilaku yang muncul akibat penggunaan game online secara berlebihan sehingga mengganggu fungsi akademik, sosial, emosional, dan kesehatan individu. Artikel ini bertujuan mengulas IGD melalui literature review dengan menelaah penelitian nasional dan internasional terkait definisi, jenis permainan pemicu kecanduan—terutama MOBA, FPS, dan MMORPG—serta dampak psikologis, sosial, dan finansial yang dialami pemain. Hasil kajian menunjukkan bahwa IGD dipengaruhi oleh faktor internal seperti kesepian, kebutuhan eskapisme, dan rendahnya kontrol diri, serta faktor eksternal berupa pola asuh yang tidak adaptif dan tekanan teman sebaya. Selain menurunkan kualitas hidup, IGD juga mendorong perilaku konsumtif terhadap virtual goods, distorsi waktu, penarikan diri secara sosial, dan gangguan kesehatan fisik. Mekanisme permainan modern seperti loot boxes, reward acak, dan daily quests terbukti memperkuat perilaku adiktif melalui pola penguatan variabel. Intervensi yang efektif meliputi manajemen diri, dukungan sosial, peran aktif orang tua, serta terapi psikologis seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Secara keseluruhan, IGD bukan hanya persoalan durasi bermain, tetapi refleksi dari kebutuhan psikologis yang tidak terpenuhi dan strategi koping maladaptif yang memerlukan penanganan komprehensif.