Karya Sastra Merupakan Representasi Kenyataan Sosial Yang Di Dalamnya Mengandung Nilai-Nilai Kehidupan. Salah Satu Bentuk Karya Sastra Adalah Film. Penelitian Ini Membahas Nilai-Nilai Etika Jawa Yang Terkandung Dalam Film Pendek Tanah Kalurahan Karya Paniradya Kaistimewan. Tujuan Penelitian Adalah Untuk Memahami Etika Jawa Melalui Analisis Struktur Logis Dan Representasi Budaya Jawa Mendasarkan Pada Konsep Etika Jawa Sebagaimana Disampaikan Oleh Magnis-Suseno (1984), Serta Bagaimana Etika Tersebut Direpresentasikan Melalui Bahasa, Tanda, Dan Gambar. Metode Penelitian Yang Digunakan Adalah Deskriptif Kualitatif Dengan Pendekatan Objektif Melalui Analisis Dialog Dan Tangkapan Layar Dari Adegan Film. Data Dianalisis Menggunakan Metode Miles Dan Huberman (1992) Yang Meliputi Reduksi Data, Penyajian Data, Dan Penarikan Kesimpulan. Penelitian Ini Berfokus Pada Empat Konsep Etika Jawa Yaitu: Sikap Batin Yang Tepat, Tindakan Yang Tepat Dalam Dunia, Tempat Yang Tepat, Dan Pengertian Yang Tepat. Hasil Penelitian Menemukan Representasi Nilai Etika Jawa Melalui Dua Unen-Unen Bahasa Jawa Yaitu Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe Dan Andhap Asor, Unggah-Ungguh Bahasa Jawa, Serta Sikap Ngapurancang. Penelitian Ini Memberikan Pemahaman Tentang Bagaimana Etika Jawa Memengaruhi Interaksi Sosial, Hubungan Antarindividu, Dan Keselarasan Sosial Dalam Masyarakat.