Kesenjangan Keterampilan Di Indonesia Menjadi Masalah Serius Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia, Terutama Dalam Menghadapi Tuntutan Industri Yang Terus Berkembang. Hal Ini Diperparah Dengan Keterbatasan Akses Pendidikan Berkualitas, Kurangnya Infrastruktur Teknologi Di Daerah Terpencil, Dan Ketidakselarasan Antara Kurikulum Pendidikan Dengan Kebutuhan Dunia Kerja. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Potensi Investasi Dalam Program Pendidikan Berbasis Keterampilan, Dengan Fokus Pada Implementasi Teknologi Digital Dan Pengembangan Pendidikan Vokasi Sebagai Solusi Untuk Mengatasi Kesenjangan Keterampilan Di Indonesia. Penelitian Menggunakan Metode Literature Review Dengan Menganalisis Artikel Ilmiah, Laporan Penelitian, Dan Studi Kasus Yang Relevan Dari Berbagai Database Ilmiah Internasional Dan Nasional. Analisis Dilakukan Dengan Mengidentifikasi Pola Umum, Temuan, Dan Rekomendasi Dari Penelitian Terdahulu Terkait Pendidikan Berbasis Keterampilan Dan Kesenjangan Keterampilan Di Indonesia. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Digitalisasi Pendidikan Dan Penguatan Pendidikan Vokasi Memiliki Potensi Besar Dalam Mengatasi Kesenjangan Keterampilan, Namun Membutuhkan Dukungan Infrastruktur Yang Memadai, Kolaborasi Antara Lembaga Pendidikan Dan Industri, Serta Kebijakan Pemerintah Yang Mendukung. Penelitian Juga Mengungkapkan Pentingnya Pengembangan Kurikulum Yang Adaptif Terhadap Kebutuhan Industri Dan Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Proses Pembelajaran Untuk Menciptakan Tenaga Kerja Yang Lebih Kompeten.