Siswa Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi negeri dapat mengikuti Seleksi Nasional berdasarkan Tes (SNBT) dengan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Dalam menghadapi ujian tersebut, siswa akan dihadapkan oleh berbagai hal yang dapat memicu stres, sehingga perlu dilakukannya coping strategies. Salah satu karakteristik kepribadian yang dapat berperan penting dalam mempengaruhi pemilihan coping strategies adalah hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara hardiness dengan coping strategies pada siswa SMAN 8 Pekanbaru dalam menghadapi ujian tulis berbasis komputer. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan desain korelasional dengan teknik analisis Spearman Rank. Responden dalam penelitian ini berjumlah 220 orang siswa SMAN 8 Pekanbaru yang mengikuti UTBK, sampel didapatkan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakuan dengan adaptasi alat ukur Brief COPE yang mengukur tiga jenis coping, yaitu problem-focused coping, emotional-focused coping, dan dysfunctional coping, serta alat ukur Dispositional Resilience Scale: A Short Hardiness Measure (DRS-15). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara hardiness dengan problem-focused coping (p = <.05; r = .335) dan emotional-focused coping (p = <.05; r=.302) serta hubungan negatif yang signifikan antara hardiness dengan dysfunctional coping (p=<.05; r =-.167) pada siswa SMAN 8 Pekanbaru dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi dengan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).