Paramartha, Mohammad Anggasta
Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isu Kebutuhan Teknis dalam Pengembangan Perangkat Lunak Terdistribusi Agile Paramartha, Mohammad Anggasta
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 8, No 1 (2017): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.668 KB) | DOI: 10.17933/mti.v8i1.101

Abstract

Ada dua pendekatan pengembangan perangkat lunak dan kombinasi dari kedua pendekatan tersebut menjadi bahan yang menarik banyak minat komunitas riset akhir-akhir ini. Kedua pendekatan dimaksud yaitu pengembangan perangkat lunak metode Distributed/Global, yang digunakan untuk lokasi yang tersebar secara geografis, serta pengembangan perangkat lunak metode Agile, yang dapat dengan mudah beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan kebutuhan. Kombinasi kedua pendekatan tersebut menjadi tantangan karena banyak karakteristik yang saling bertentangan. Dalam tulisan ini, diamati proses komunikasi yang berhasil antara dua daerah yang berjauhan, utamanya terkait kebutuhan dalam pengembangan perangkat lunak agile distributed. Penelitian ini merupakan studi kasus di Cegeka, sebuah perusahaan TIK milik Belgia yang memiliki cabang di Belanda dan Rumania. Daerah Belanda dan Rumania telah mencoba praktik agile global software development, namun pemahaman akan kebutuhannya belum sama. Peningkatan kesadaran akan visi produk dan visi perusahaan melalui komunikasi terkait kebutuhan antara Analis Bisnis dan Scrum Master adalah tantangan utama yang ingin disampaikan makalah ini. Namun, karena terbatasnya informasi terkait bagaimana Scrum Master dan Analis Bisnis dari Cegeka berkomunikasi, penelitian ini tidak dapat memberikan jawaban yang sangat spesifik namun solusi umum dan praktik terbaik. Meskipun demikian, hal ini menjadi titik awal yang baik untuk meningkatkan komunikasi terkait kebutuhan dalam proses pengembangan perangkat lunak agile distributed antara Rumania dan Belanda di Cegeka.