Hascaryani , Tyas Danarti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effects of Profitability, Liquidity, Leverage, and Firm Size on Dividend Policy in Financial Companies in the Sub-Sector of Banking in the Indonesia Stock Exchange During the 2018-2022 Period Sitinjak, Rizky; Hascaryani , Tyas Danarti
Contemporary Studies in Economic, Finance and Banking Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/csefb.2025.04.1.03

Abstract

Dividend policy is a decision made by company management regarding the amount of profits that will be given to shareholders. Each company's dividend policy varies according to the company's financial condition, company management can distribute dividends or not provide dividends or retain profits. The aim of this research is to test and analyze the variables profitability, liquidity, leverage, and company size on dividend policy in financial companies in the banking subsector during 2018-2022. This research uses quantitative research and the data used in this research is secondary data. The sample in this study consisted of 11 companies. The analytical method used in this research is multiple regression analysis using panel data via Stata software. The results of this study indicate that profitability ratios, proxied by Return on Equity (ROE), and liquidity, proxied by the Current Ratio (CR), do not affect dividend policy. Leverage, proxied by the Debt to Equity Ratio (DER), has a negative effect, while company size, proxied by the natural logarithm of total assets, has a positive effect on dividend policy.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis variabel profitabilitas, likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan keuangan subsektor perbankan selama tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder. Sampel pada penelitian ini berjumlah 11 perusahaan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan data panel melalui software Stata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Equity (ROE), likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen. leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity (DER) berpengaruh negatif, serta ukuran perusahaan yang diproksikan dengan logaritma natural total aset berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen.
ANALISIS EFEKTIVITAS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER JALUR TINGKAT SUKU BUNGA DAN KREDIT DI INDONESIA PADA PERIODE 2009-2022 Manurung, Elona Tricia; Hascaryani , Tyas Danarti
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 5 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i5.1509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas transmisi kebijakan moneter menggunakan jalur suku bunga dan kredit terhadap tingkat inflasi. Mengambil Pelajaran dari fluktuasi tingkat inflasi pada kurun waktu 2009 hingga 2022 dan bagaimana kebijakan moneter berperan dalam pengendaliannya menjadi landasan pentingnya penelitian terhadap topik ini. Variabel yang digunakan untuk mewakili jalur suku bunga adalah suku bunga acuan BI 7-days reverse Repo Rate dan Suku Bunga Pasar Uang Antar Bank kemudian variabel yang mewakili jalur kredit adalah Suku Bunga Kredit Investasi dan Total Penyaluran Kredit. Hasil pengujian menggunakan model VECM menunjukkan bahwa seluruh variabel memengaruhi inflasi dalam jangka panjang. Jalur suku bunga memberikan pengaruh yang lebih cepat untuk direspon oleh inflasi dan kemampuan menjelaskan gejolak pada inflasi lebih besar daripada jalur kredit. Berdasarkan temuan tersebut, kebijakan moneter yang ampuh untuk mengendalikan Tingkat inflasi adalah melalui jalur suku bunga.
ANALISIS PENGARUH PASAR MODAL ASIA DAN PANDEMI COVID-19 TERHADAP PASAR MODAL DI INDONESIA PERIODE 2013-2023 Hariyanto, Achmad Maydi Setyo; Hascaryani , Tyas Danarti
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 5 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i5.1517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ulang pengaruh pasar modal Asia karena terdapat inkonsistensi penelitian terdahulu serta melihat bagaimana pandemi Covid-19 dalam mempengaruhi pasar modal Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan metode ECM (Error Correction Model) dengan hasil penelitian menunjukkan dalam jangka pendek hanya pasar modal India (NSE) dan pasar modal Singapura (SGX) yang berpengaruh positif terhadap pasar modal Indonesia (IDX), serta Covid-19 berdampak negatif terhadap pasar modal Indonesia. Sementara itu dalam jangka panjang, pasar modal Hongkong (HKEX) dan pasar modal India (NSE) berdampak nyata terhadap pasar modal Indonesia. Berbeda dengan pasar modal Jepang (TSE) dan Covid-19 berdampak negatif, sementara pasar modal Singapura (SGX) tidak berpengaruh terhadap pasar modal Indonesia. Sedangkan pasar modal China (SSE), pasar modal Korea Selatan (KRX), dan pasar modal Taiwan (TWSE) tidak berpengaruh terhadap pasar modal Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Variabel Covid-19 paling berpengaruh dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap pasar modal Indonesia (IDX). Selain itu, para investor juga dapat mempertimbangkan kondisi pasar modal Singapura sebagai acuan berinvestasi dalam jangka pendek dan India sebagai acuan berinvestasi dalam jangka panjang pada pasar modal Indonesia.