Suprayogi, Andrew
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Variability In The Degree Of Dysmenorrhae In Women : The Role Of Prostaglandin Agniya Wiyatagati, Faisyah; Suprayogi, Andrew
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.593

Abstract

 Menstruasi adalah proses fisiologis bulanan yang terjadi pada wanita selama usia reproduksi yang melibatkan meluruhnya dinding rahim (endometrium). Menstruasi sering dikaitkan dengan rasa sakit/ nyeri menstruasi (dysmenorrhoea) yang bervariasi di antara individu. Proses ini kerap menjadi masalah kesehatan paling umum pada seorang wanita dengan disertai gejala fisik dan emosional yang dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita. Faktor yang berkontribusi pada variasi gejala fisik dan emosional adalah peran dari prostaglandin. Prostaglandin merupakan senyawa lipid (lemak) yang berperan penting pada proses suatu nyeri, termasuk nyeri menstruasi. Semakin tinggi intensitas nyeri menstruasi yang dirasakan maka semakin banyak juga jumlah prostaglandin pada tubuh. Dengan mempelajari hubungan antara tingkat prostaglandin dan intensitas nyeri menstruasi, diharapkan menjadi pembelajaran edukatif terhadap pengelolaan dismenore yang lebih efektif dalam bidang kesehatan maupun pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode narrative review yang menggunakan literatur dari Google Scholar dan PubMed. Setelah melakukan analisis PICO, kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan berjumlah 9 artikel dan 3 lainnya adalah buku kedokteran. Hasilnya menunjukkan adanya korelasi antara kadar prostaglandin dan faktor yang menyertai pada seorang wanita yang dipengaruhi oleh faktor endokrin, faktor IMT, faktor genetik, faktor penyakit, dan faktor kejiwaan sehingga adanya variasi individu dalam respons terhadap prostaglandin juga mempengaruhi tingkat nyeri yang dialami. Kesimpulannya, dengan pemahaman yang lebih mendalam tentangperan prostaglandin dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, kita dapat lebih baik memahami dan mengelola dismenore pada wanita.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESENJANGAN PELAYANAN BAGI PASIEN BPJS KESEHATAN DAN PASIEN UMUM: TINJAUAN SISTEMATIS TERHADAP PRAKTIK KLINIK DI INDONESIA Mangero, Alexsius Felix; Suprayogi, Andrew; Boenjamin, Azizah
Journal of Health Service Management Vol 28 No 01 (2025)
Publisher : Departemen of Health Policy and Management, Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281 Telp 0274-547490

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpk.v28i01.16534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan pelayanan kesehatan antara pasien BPJS Kesehatan dan pasien umum di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya isu ketidakmerataan pelayanan di fasilitas kesehatan, dimana pasien BPJS Kesehatan sering kali mendapatkan pelayanan yang kurang optimal dibandingkan dengan pasien umum. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan sistematis (Systematic Review) dengan pendekatan PRISMA untuk menyaring dan menganalisis literatur terkait dari berbagai studi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap kesenjangan ini, termasuk prosedur administratif yang rumit, insentif finansial bagi tenaga medis yang cenderung lebih rendah untuk pasien BPJS, keterbatasan fasilitas kesehatan, sikap dan persepsi negatif dari tenaga medis terhadap pasien BPJS dan regulasi kebijakan BPJS yang rumit. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya perbaikan dalam sistem regulasi BPJS, peningkatan insentif bagi tenaga medis, serta upaya peningkatan kesadaran dan pendidikan bagi tenaga medis untuk memastikan kesetaraan pelayanan kesehatan bagi semua pasien. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan yang lebih adil dan efektif dalam pelayanan kesehatan di Indonesia.