This Author published in this journals
All Journal Ebers Papyrus
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ANGKATAN 2020 UNIVERSITAS TARUMANAGARA MENGENAI TEST PCR Annisa, Annisa Novia Hakiem; Linda Sulistiani Budiarso
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.28513

Abstract

Pendahuluan : Tes Polymerase Chain Reaction (PCR) telah menjadi metode pemeriksaan yang dominan selama pandemi COVID-19, digunakan untuk mendiagnosis infeksi SARS- CoV-2 dan memastikan hasil tes serologi. Keputusan Menteri Kesehatan RI menetapkan COVID-19 sebagai jenis penyakit yang dapat menimbulkan wabah, mengindikasikan urgensi pencegahan penularan. Namun, tantangan muncul dalam manajemen pengetahuan mengenai COVID-19, di mana informasi yang konsisten dan akurat tidak selalu terjamin, memicu perluasan pengetahuan. Metode : Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pengetahuan mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 tentang efektivitas tes PCR dalam mendeteksi COVID-19. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang menilai pemahaman mahasiswa terhadap PCR dan penggunaannya dalam memutus rantai penyebaran virus. Hasil : Hasil survei menunjukkan sejumlah faktor yang mempengaruhi pemahaman mahasiswa, yaitu tingkat pengetahuan mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 tentang efektivitas test PCR dan ketepatan hasil tes. Meskipun demikian, ada keengganan di kalangan mahasiswa untuk menjalani tes PCR, terutama terkait biaya yang dianggap tinggi. Diskusi: Penelitian ini mencerminkan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap PCR dalam menghadapi pandemi COVID-19. Faktor-faktor Tingkat Pengetahuan tes PCR dan ketepatan hasil tes memiliki dampak positif. Namun, kendala finansial menjadi hambatan utama dalam partisipasi mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai perluasan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa terhadap tes PCR serta faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan mereka untuk mengikuti tes tersebut. Kesimpulan: Penelitian ini menggambarkan kompleksitas pengetahuan mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 terkait tes PCR dalam konteks pandemi COVID-19. Faktor-faktor tertentu mempengaruhi pemahaman dan partisipasi mahasiswa dan hasil ini dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan terkait tes PCR di masa mendatang.