Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Gaya Komunikasi Berbahasa Asertif Pada Program “Desak Anies”. Hutauruk, Desi Ramadali; April Yanti; Aisyah Arfani Rambe
ELP (Journal of English Language Pedagogy) Vol. 10 No. 1 (2025): ELP (Journal of English Language Pedagogy)
Publisher : Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36665/elp.v10i1.1005

Abstract

        This research examines the language style used by Anies Baswedan in the “Desak Anies” program on Kompas TV, focusing on how assertive communication strategies are adapted to modern media platforms in Indonesia's political landscape. Using a qualitative approach with content analysis, episodes aired between January and December 2023 were analyzed based on McNair’s political communication theory and Austin’s speech act theory. The findings highlight four main assertive communication styles: basic assertion for clarity, empathic assertion for emotional connection, escalating assertion for firm responses, and confrontative assertion for addressing misinformation. By maintaining message consistency across platforms, this study emphasizes how political figures can effectively engage audiences, build trust, and shape public opinion in the digital era. This research contributes to the understanding of political communication strategies in Indonesia's ever-evolving media context.
PENDEKATAN KOMUNIKATIF DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA ASING AISYAH ARFANI RAMBE
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan komunikatif dalam pengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching/CLT) menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi yang efektif dalam situasi nyata sebagai tujuan utama pembelajaran bahasa. Literatur yang tersedia menunjukkan bahwa CLT lebih menekankan pada interaksi, pemahaman konteks sosial, serta pembelajaran yang berpusat pada siswa, yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, dan menulis dalam bahasa target. Penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar CLT, manfaat, tantangan, serta pengaruhnya terhadap motivasi dan pencapaian siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan tinjauan pustaka yang dilakukan, pendekatan komunikatif terbukti lebih berhasil dalam mengatasi keterbatasan metode tradisional yang berfokus pada tata bahasa dan terjemahan, serta dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan relevan. Namun, penerapannya di berbagai konteks pendidikan, terutama di negara-negara non-bahasa Inggris, menghadapi beberapa tantangan terkait dengan keterbatasan sumber daya dan kesiapan pengajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan komunikatif dapat meningkatkan efektivitas pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, meskipun implementasinya memerlukan penyesuaian dengan kondisi lokal dan dukungan yang memadai bagi pengajar.
KENDALA UMUM DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI PENUTUR NON-NATIF AISYAH ARFANI RAMBE
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i3.460

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris bagi penutur non-natif sering menghadapi berbagai kendala yang dapat menghambat proses akuisisi bahasa yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kendala-kendala umum yang dihadapi oleh penutur non-natif dalam mempelajari bahasa Inggris. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan, terdapat beberapa faktor utama yang mempengaruhi kesulitan tersebut, antara lain perbedaan struktur linguistik antara bahasa pertama dan bahasa Inggris, keterbatasan kosakata, serta kesulitan dalam penguasaan aspek-aspek gramatikal dan fonologis bahasa Inggris. Selain itu, faktor psikologis seperti rasa cemas dan kurangnya motivasi juga turut berperan dalam menghambat kemampuan berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang lebih kontekstual dan adaptif, dengan memperhatikan latar belakang budaya dan bahasa ibu peserta didik, dapat membantu mengatasi kendala-kendala tersebut. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif bagi penutur non-natif.