Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Timbulan, Komposisi, Dan Penanganan Sampah Di Desa Langam Kabupaten Sumbawa Sebagai Dasar Perencanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Maitsa Fikri Nabila; Annisatun Nadzafah; Aryan Perdana Putra; Pramudya Bagas Utama; Eriza Riskita
Hexagon Vol 6 No 1 (2025): HEXAGON - Edisi 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i1.5229

Abstract

Langam Village in Sumbawa Regency has been designated as a pilot project for community-based waste management to address the challenges of ineffective waste management practices. This study aims to analyze the generation, composition, and current waste management practices in the village. A survey approach and quantitative analysis were employed to estimate the average daily waste generation, amounting to 2 tons per day. Organic waste dominated the composition, with food waste accounting for 33% and garden waste for 31%. Most households (76%) disposed of waste improperly due to limited facilities and a lack of awareness regarding environmentally friendly waste treatment. Further analysis highlights the urgent need for more efficient waste management through the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) approach. Establishing 3R-based Waste Management Facilities (3R WMF) in each hamlet is recommended as a sustainable solution tailored to the geographic and social characteristics of Langam Village. The implementation of community-based waste management will not only reduce waste destined for the landfill but also raise public awareness and contribute to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly sustainable cities and communities
Pemantauan Remediasi Tanah Hasil Pembakaran Dengan Mikroorganisme Dalam Lumpur Sawah Maitsa Fikri Nabila; Yulia Inka Suryawan; Wendi Febriansyah; Galih Ramdani
J-CENTAL Vol 3 No 1 (2025): Edisi 4
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jcental.v3i1.6091

Abstract

Microorganisms are widely distributed in various environments such as water, soil, dust, food, and even on the surface of human tissues. They consist of several groups including bacteria, fungi, and protozoa, and exist in large and diverse populations. One of the essential roles of microorganisms in the environment is their function in bioremediation, which is the process of breaking down or degrading pollutants into less toxic or non-toxic compounds. Soil is particularly vulnerable to contamination, especially from combustion activities, which can significantly deteriorate environmental quality and public health. This study aims to evaluate the potential of microorganisms found in rice field sludge as bioremediation agents for soil polluted by organic and inorganic substances resulting from burning. Rice field sludge contains a variety of microorganisms that produce specific enzymes capable of degrading complex compounds. By harnessing the natural bioremediation capabilities of these microorganisms, it is hoped that an effective and environmentally friendly solution to soil pollution can be achieved.
Hubungan Usia, Pendidikan, Pekerjaan Dan Perilaku Hidup Ekstrem Terhadap Dampak Kesehatan Masyarakat Di Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa Maitsa Fikri Nabila; Bagas Arya Nasution; Anisa Trihapsari; Febri Puji Lestari
J-CENTAL Vol 3 No 1 (2025): Edisi 4
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jcental.v3i1.6092

Abstract

This study aims to analyze the influence of age, education level, occupation, and extreme lifestyle on public health impacts in Batu Bulan Village, Moyo Hulu Subdistrict, Sumbawa Regency. Using a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach, data were collected through direct interviews and observations, then analyzed using multiple regression via SPSS software. The t-test results showed that age, occupation, and extreme lifestyle significantly affected public health, while education level had no significant effect. The F-test indicated that the four variables collectively influenced public health. The most common illnesses experienced by the community were coughs and colds, with most respondents being smokers and working as farmers. These findings highlight the importance of social and behavioral-based interventions to improve community health.
The Noise Level Analysis Using the Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN) Prediction Model at the Tembolak Roundabout in Mataram Maitsa Fikri Nabila; maitsa fikri nabila
Dampak Vol. 23 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan yang bersumber dari aktivitas transportasi menjadi salah satu bentuk pencemaran lingkungan yang perlu mendapat perhatian, terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat mobilitas tinggi. Di Kota Mataram, peningkatan penggunaan kendaraan bermotor berkaitan erat dengan pertumbuhan sektor ekonomi, perdagangan dan pariwisata. Selama dua dekade terakhir, angka kepemilikan kendaraan di kota ini meningkat sekitar 5,3%, sejalan dengan kecenderungan masyarakat yang memilih kendaraan pribadi karena lebih praktis untuk mobilitas harian. Sebagai pusat aktivitas di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram juga menjadi tujuan urbanisasi dari wilayah sekitar, yang turut menambah kebutuhan transportasi terutama penambahan moda transportasi. Salah satu titik yang mengalami intensitas lalu lintas tinggi adalah Bundaran Tugu Tembolak di Sandubaya, yang berfungsi sebagai penghubung beberapa jalan utama sekaligus sebagai elemen lanskap kota. Area di sekitarnya terdiri dari pertokoan, permukiman, dan pusat kegiatan masyarakat sehingga menghasilkan arus kendaraan yang padat, khususnya roda dua. Kondisi ini menjadi dasar dilakukannya kajian prediksi kebisingan menggunakan model Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN). Penelitian mencakup pengukuran volume kendaraan, kecepatan, kondisi geometrik jalan, serta pemodelan lalu lintas dengan PTV Vissim untuk memperkirakan tingkat kebisingan lima tahun mendatang. Hasil analisis memperlihatkan kecenderungan kenaikan kebisingan dari 2025 hingga 2030 pada empat ruas jalan sekitar bundaran, dengan peningkatan rata-rata dari 74,38 dB(A) menjadi 75,06 dB(A). Secara statistik, kenaikan ini signifikan pada uji satu arah. Nilai prediksi masih lebih rendah dibandingkan pengukuran lapangan sebesar 78,27 dB(A), namun tetap melebihi baku mutu 70 dB(A) untuk kawasan perdagangan dan jasa. Temuan ini menunjukkan tren peningkatan kebisingan yang berpotensi memengaruhi kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Kata Kunci:Noise ,Vissim, CoRTN, , roundabout, noise level.