Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN PENDIDIKAN INKLUSIF UNTUK MENINGKATKAN AKSESIBILITAS DI SEKOLAH DASAR Pujiaty, Epy
Tahsinia Vol 5 No 2 (2024): Mei
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i2.584

Abstract

Pendidikan inklusif menjadi isu penting dalam upaya mewujudkan pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan pendidikan inklusif yang dapat meningkatkan aksesibilitas di sekolah dasar. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode studi kasus di beberapa sekolah dasar yang telah menerapkan program pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan pendidikan inklusif bergantung pada beberapa faktor kunci, yaitu (1) pelatihan dan peningkatan kompetensi guru dalam menangani siswa berkebutuhan khusus, (2) penyediaan fasilitas pendukung yang ramah disabilitas, seperti aksesibilitas fisik dan alat bantu belajar, serta (3) kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pengelolaan pendidikan inklusif yang komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan siswa mampu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Temuan ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi para pemangku kepentingan pendidikan dalam merancang kebijakan dan praktik yang lebih inklusif di masa depan.
Digitalisasi Pendidikan Islam: Eksplorasi Pemanfaatan Media Pembelajaran di SMPN 2 Langgam Pujiaty, Epy; Purnomo, Enson Joko
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.392

Abstract

The rapid digitalization of education requires teachers to integrate technology into the learning process, including Islamic Religious Education. The use of digital learning media offers opportunities to enhance instructional effectiveness and align learning with the characteristics of digitally oriented students. This study aims to explore the utilization of digital learning media in Islamic Religious Education at SMP Negeri 2 Langgam, identify the challenges faced by teachers, and examine its impact on the learning process. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Islamic Religious Education teachers and students. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the integration of digital media supports interactive learning, although its implementation is still constrained by uneven internet infrastructure and limited teacher digital literacy. This study contributes to the development of technology-based Islamic education learning practices relevant to contemporary educational demands and supports the enhancement of teachers’ digital literacy and pedagogical competence in the digital era.
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Pendidikan Islam: Implementasi, Tantangan, dan Integrasi Nilai Pujiaty, Epy; Mardes, Esa Lara
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.470

Abstract

This study examines the implementation of School-Based Management (SBM) in Islamic educational institutions through a literature review approach. The research aims to analyze its conceptual foundation, implementation practices, challenges, and the integration of Islamic values. SBM represents a decentralization model that grants autonomy to schools in managing curriculum, human resources, and financial systems. The findings indicate that SBM enhances stakeholder participation, teacher commitment, and institutional accountability, particularly when supported by visionary leadership and structured management. However, challenges remain, including limited managerial capacity, weak financial transparency, low community involvement, and resource disparities. The integration of Islamic values such as amanah, shura, and maslahah strengthens the ethical and spiritual dimensions of school governance. This study contributes to the literature by offering a synthesized conceptual framework that positions the integration of Islamic values not merely as complementary, but as an intrinsic dimension shaping the operationalization of SBM within Islamic educational contexts. The study recommends strengthening managerial competencies, improving transparency, and developing evidence-based policies to ensure sustainable and effective SBM implementation.
Strategi Penanaman Karakter Santri melalui Program Enam Karakter Unggul di Madrasah Ibtidaiyah Al-Anshar Pujiaty, Epy; Nugroho, Dwi Setyo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5643

Abstract

Di tengah tantangan degradasi moral pada usia sekolah dasar, institusi pendidikan Islam dituntut untuk melakukan inovasi dalam pembentukan akhlak siswa. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Anshar menerapkan langkah preventif dan edukatif melalui inisiasi Program Enam Karakter Unggul sebagai instrumen utama dalam membentuk kepribadian santri yang berintegritas. Penelitian ini bertujuan untuk membedah secara komprehensif mengenai strategi implementasi, proses internalisasi nilai-nilai, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Program Enam Karakter Unggul di lingkungan MI Al-Anshar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipatif terhadap aktivitas harian santri, wawancara mendalam dengan kepala madrasah dan guru pamong, serta analisis dokumen kurikulum karakter. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan objektivitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan Strategi yang diterapkan melalui Program Enam Karakter Unggul terbukti menjadi model penguatan pendidikan karakter yang efektif pada jenjang pendidikan dasar Islam di MI Al-Anshar.
Penggunaan Media Digital ( Tv Smart ) Terhadap Minat Belajar Siswa MTS di Pondok Pesantren Darussalam Pujiaty, Epy; Jufry, Fadhillah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana penggunaan Smart TV dalam proses pembelajaran dan bagaimana dampaknya terhadap pembentukan minat serta antusiasme belajar siswa MTs di lingkungan pesantren Darussalam. Selain itu, penelitian ini menggali persepsi siswa terhadap perubahan suasana kelas setelah adanya integrasi media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif di dalam kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami fenomena penggunaan teknologi di ruang kelas pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Smart TV meningkatkan minat belajar siswa melalui visualisasi materi yang lebih konkret dan variatif. Siswa merasa lebih termotivasi karena pembelajaran menjadi tidak membosankan dan lebih interaktif. Namun, penelitian juga menemukan tantangan berupa perlunya adaptasi guru dalam mengoperasikan fitur digital dan pentingnya pengawasan konten agar tetap selaras dengan nilai-nilai pesantren. Secara keseluruhan, Smart TV berperan sebagai stimulan yang efektif dalam menciptakan ekosistem belajar yang modern tanpa menghilangkan esensi pendidikan karakter di pesantren.
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DENGAN KEKUATAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI DI MA’HAD AN-NI’MAH MEDAN Pujiaty, Epy; Harahap, Ervina
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10494

Abstract

ABSTRACT The success of memorizing the Qur’an is not solely determined by cognitive ability, but is also influenced by the level of discipline in managing the learning process. In practice, inconsistencies are still found in time management, regularity of murojaah, and study habits, which in turn affect the stability of students’ memorization. This study aims to examine the effect of discipline on the strength of Qur’anic memorization among students at Ma’had An-Ni’mah Medan. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 37 students selected through simple random sampling. Data were collected using a questionnaire to measure the level of discipline and documentation of final tahfiz examination scores as indicators of memorization strength. Data analysis was conducted using simple linear regression to examine the effect between variables. The results indicate that discipline has a positive and significant effect on memorization strength, with a coefficient value of 0.411 and a significance level of 0.011 (<0.05). Discipline contributes 16.9% to the variance in memorization strength, indicating that it is an important but not dominant factor. These findings highlight that discipline, as a multidimensional construct, plays a role in strengthening memorization quality through the development of consistency and structured learning behaviors. Therefore, strengthening discipline in integration with other factors is a relevant strategy for improving students’ success in memorizing the Qur’an. ABSTRAK Keberhasilan menghafal Al-Qur’an tidak semata ditentukan oleh kemampuan kognitif, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas kedisiplinan dalam mengelola proses belajar. Dalam praktiknya, masih ditemukan ketidakteraturan dalam pengelolaan waktu, konsistensi murojaah, dan kebiasaan belajar yang berdampak pada stabilitas hafalan santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kedisiplinan terhadap kekuatan hafalan Al-Qur’an pada santri di Ma’had An-Ni’mah Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 37 santri yang dipilih melalui teknik acak sederhana. Data dikumpulkan menggunakan angket untuk mengukur tingkat kedisiplinan serta dokumentasi nilai ujian tahfiz sebagai indikator kekuatan hafalan. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kekuatan hafalan dengan nilai koefisien sebesar 0,411 dan signifikansi 0,011 (<0,05). Kontribusi kedisiplinan terhadap variasi kekuatan hafalan sebesar 16,9%, yang menempatkannya sebagai faktor penting namun tidak dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kedisiplinan sebagai konstruk multidimensi berperan dalam memperkuat kualitas hafalan melalui pembentukan konsistensi dan keteraturan belajar. Oleh karena itu, penguatan disiplin yang terintegrasi dengan faktor lain menjadi strategi yang relevan dalam meningkatkan keberhasilan santri dalam menghafal Al-Qur’an.