Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Boarding School Life on The Spiritual Development of Female Students Sianipar, Joseph; Tarigan, Nuren
Jurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent Indonesia Vol 16 No 2 (2024): July-December
Publisher : Fakultas Filsafat Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/koinonia.v16i2.3885

Abstract

This study aims to determine the effect of life in a boarding school on the spiritual development of female students. This study was conducted at the SLA-UASN campus in the 2023-2024 Academic Year. This type of research is quantitative. Data sources were obtained by distributing questionnaires to female students living in the SLA-UASN girls dormitory. The population in this study consisted of 132 female students and the number of junior high/high schools was 58, and the Special Dormitory was only 18 people. With the probability sampling technique, a sample of 70 female students living in the SLA-UASN female dormitory was obtained. The analysis technique used was a simple linear regression analysis technique. The results of this study indicate that life in a boarding school (X) has a positive and significant effect on the spiritual development (Y) of female students at the SLA UASN campus in the 2023-2024 Academic Year. life in a boarding school can have an influence of 70.6% on spiritual development.
Toleransi Beragama dan Hubungannya dengan Kematangan Spiritual dan Orientasi Beragama di antara Umat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia Sianipar, Joseph
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v2i4.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kematangan spiritual dan orientasi beragama dengan tingkat toleransi beragama pada umat Advent Hari Ketujuh di Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan untuk memperoleh data empiris yang merepresentasikan kondisi aktual umat. Instrumen penelitian meliputi Adventist Religious Life Profile, yang terdiri dari Skala Orientasi Keagamaan Intrinsik/Ekstrinsik–Revisi, Indeks Kematangan Rohani, serta Inventaris Toleransi Beragama yang dikembangkan untuk mengukur rentang toleransi dari intoleransi hingga hipertoleransi. Kuesioner disebarkan kepada 500 responden dari gereja-gereja yang dipilih secara acak, dan data dianalisis menggunakan teknik statistik pada data kategoris dan berkelanjutan untuk memetakan hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan bahwa responden memiliki kematangan spiritual tinggi (M=4,96) (SD=0,64), religiusitas intrinsik kuat (M=4,36) (SD=0,74), dan religiusitas ekstrinsik rendah (M=2,58) (SD=0,79). Temuan mengenai toleransi mengindikasikan pola yang beragam. Intoleransi cenderung tinggi terhadap praktik tertentu seperti penggunaan perhiasan (97,8%) dan pemakaian celana panjang oleh perempuan di gereja (62,5%). Sebaliknya, tingkat toleransi tinggi terlihat pada isu moral dan sosial seperti perzinahan (94,10%), perilaku homoseksual (93,30%), pendeta yang memiliki anak sebelum pertobatan (89,30%), serta perbedaan pandangan doktrinal (85,30%). Secara keseluruhan, penelitian ini mengungkap bahwa toleransi beragama di kalangan umat Advent di Indonesia bersifat multidimensional dan dipengaruhi secara signifikan oleh kematangan spiritual serta orientasi keagamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dengan memperluas kajian psikologi agama melalui pemetaan empiris hubungan antara kematangan spiritual, orientasi beragama, dan variasi toleransi beragama dalam konteks komunitas keagamaan minoritas di Indonesia.