Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Konsep Matematika dalam Konteks Keragaman Indonesia melalui Permainan Tradisional Berbasis Moderasi Beragama Nurul Amalia, Eka
LOKOMOTIF ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/lokomotifabdimas.v3i2.2765

Abstract

Kegiatan penguatan konsep matematika dalam konteks keberagaman Indonesia melalui permainan tradisional berbasis moderasi beragama ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada peserta didik terkait konsep matematika dengan cara yang lebih konkret, menyenangkan, dan tidak kaku. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai pengenalan dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama bagi peserta didik. Diharapkan dengan pembelajaran yang dilaksanakan dapat memberikan bekal ilmu matematika yang baik dan menguatkan nilai moderasi beragama sebagai upaya dalam mencegah konflik berlatar belakang agama pada peserta didik sekolah dasar. Pelaksaan kegiatan ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik yang diakibatkan oleh kesulitan dalam pembelajaran matematika. Beberapa literasi mendukung bahwa kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan awal atau konsep dasar dalam diri peserta didik. Ditambah dengan kondisi masyarakat Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan yang menjadi subjek dalam penelitian ini memiliki beragam masyarakat dengan cara ibadah yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut akan rentan memicu konflik berlatar belakang agama. Hal tersebut mendorong peneliti dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini dengan mengintegrasikan antara pembelajaran matematikaa dengan nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) yang melibatkan lima tahapan, yakni discovery, dream, design, define, dan destiny. Dengan dilaksanakan selama dua kali, yakni pada tanggaal 20 September 2024 dan 28 September 24, kegiatan ini dilaksanakan secara non formal di lapangan SDN 01 Kedungwungu. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara didapatkan fakta bahwa peserta didik merasa senang dengan pembelajaran yang dilakukan, lebih mudah dalam memahami konsep matematika, serta mengenal nilai-nilai moderasi beragama yang harus diterapkan dalam bermasyarakat. Kata kunci: Pembelajaran Matematika, Permainan Tradisional, Moderasi Beragama
Penguatan Konsep Matematika dalam Konteks Keragaman Indonesia melalui Permainan Tradisional Berbasis Moderasi Beragama Nurul Amalia, Eka
LOKOMOTIF ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/lokomotifabdimas.v3i2.2765

Abstract

Kegiatan penguatan konsep matematika dalam konteks keberagaman Indonesia melalui permainan tradisional berbasis moderasi beragama ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada peserta didik terkait konsep matematika dengan cara yang lebih konkret, menyenangkan, dan tidak kaku. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai pengenalan dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama bagi peserta didik. Diharapkan dengan pembelajaran yang dilaksanakan dapat memberikan bekal ilmu matematika yang baik dan menguatkan nilai moderasi beragama sebagai upaya dalam mencegah konflik berlatar belakang agama pada peserta didik sekolah dasar. Pelaksaan kegiatan ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik yang diakibatkan oleh kesulitan dalam pembelajaran matematika. Beberapa literasi mendukung bahwa kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan awal atau konsep dasar dalam diri peserta didik. Ditambah dengan kondisi masyarakat Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan yang menjadi subjek dalam penelitian ini memiliki beragam masyarakat dengan cara ibadah yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut akan rentan memicu konflik berlatar belakang agama. Hal tersebut mendorong peneliti dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini dengan mengintegrasikan antara pembelajaran matematikaa dengan nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) yang melibatkan lima tahapan, yakni discovery, dream, design, define, dan destiny. Dengan dilaksanakan selama dua kali, yakni pada tanggaal 20 September 2024 dan 28 September 24, kegiatan ini dilaksanakan secara non formal di lapangan SDN 01 Kedungwungu. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara didapatkan fakta bahwa peserta didik merasa senang dengan pembelajaran yang dilakukan, lebih mudah dalam memahami konsep matematika, serta mengenal nilai-nilai moderasi beragama yang harus diterapkan dalam bermasyarakat. Kata kunci: Pembelajaran Matematika, Permainan Tradisional, Moderasi Beragama