Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konseling Kesehatan Sebagai Upaya Penanggulangan Stunting Di Komunitas RW 01 Kelurahan Cibeber Muhamad Irshan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1577

Abstract

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan kronis pada balita akibat kekurangan gizi yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini memberikan dampak signifikan pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesehatan jangka panjang anak. Faktor-faktor utama penyebab stunting meliputi rendahnya pengetahuan masyarakat tentang gizi, buruknya sanitasi, dan kurangnya pola asuh yang baik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK RW 01 Kelurahan Cibeber tentang pentingnya pola makan bergizi, perilaku hidup sehat, dan sanitasi lingkungan. Melalui konseling kesehatan berbasis komunitas, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta tentang pencegahan stunting dan memotivasi perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih sehat. Selain itu, interaksi langsung dengan peserta memungkinkan penyampaian materi secara efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Meski terdapat kendala partisipasi dan waktu pelaksanaan yang terbatas, kegiatan ini membuktikan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam mengurangi risiko stunting.
Analisis Komunikasi Apoteker dalam Pelayanan Optimal Studi Kasus di Apotek Shan Farma Merauke: Review jurnal Muhamad Irshan
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1576

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya keterampilan komunikasi apoteker dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pasien di Papua Selatan, dengan fokus pada Apotek Shan Farma di Merauke. Temuan awal menunjukkan bahwa faktor budaya, seperti tingkat kepercayaan dan budaya kesehatan di Papua, memengaruhi efektivitas komunikasi apoteker sehingga tidak optimal dalam pelayanan. Pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologi digunakan, melibatkan wawancara mendalam dengan apoteker di Apotek Shan Farma Merauke dan observasi partisipatif. Analisis tematik digunakan untuk menggali pola, tema, dan makna dari data kualitatif, dengan mengacu pada temuan dari studi literatur dalam jurnal "Pengaruh Keterampilan Komunikasi Apoteker di Banyumas Terhadap Tingkat Kepercayaan dan Loyalitas Masyarakat Batur". Tujuan pembahasan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya keterampilan komunikasi apoteker dalam konteks budaya yang berbeda dan membuat pelayanan yang optimal, dengan fokus pada Papua Selatan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Luaran penelitian ini diharapkan akan dipublikasikan dalam Jurnal Farmasi Universitas Brawijaya yang terakreditasi Sinta 3.