Latar Belakang; Peningkatan berat badan pada akseptor kb implant dapat memberikan beberapa dampak negatif seperti penyakit degeneratif misalnya penyakit jantung, darah tinggi, juga berpengaruh pada aktivitas keseharian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian kontrasepsis implant dengan kenaikkan berat badan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat Tahun 2024. Metode; Jenis penelitian menggunakan desain kuantitatif, dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah Akseptor kb implant sebanyak 74 orang responden. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Variabel independen (bebas) penelitian i ni adalah lama pemakaian kontrasepsi implant. Sedangkan, variabel dependen (terikat) adalah Perubahan berat badan. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil; Hasil penelitian membuktikan ada hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi implant dengan perubahan kenaikkan berat badan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat Tahun 2024. Kesimpulan; Sesuai dengan teori, lamanya pemakaian kontrasepsi implant dapat memberikan efek samping peningkatan berat badan yang jika terjadi terus menerus dapat menyebabkan kegemukan (obesitas) sehingga meningkatkan risiko relatif seorang wanita untuk menderita diabetes mellitus, risiko relatif untuk terkena penyakit kardiovaskuler misalnya darah tinggi, selanjutnya dapat meningkatkan faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner.