Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cegah penyakit jantung koroner dengan CERDIK dan PATUH Rahmawati, Shinta Tri; Rohman, Fatuh; Rosyada, Dina Praktika; Ramadhanty, Risenda Atha; Hati, Salsabila Permata; Anggraeni, Sefia Dwi; Mahzufa, Nela; Kharis, Nanang Abdul; Syaifudin, Iqbaal; Waluyo, Dwiki Rahman Budi; Suparmi, Suparmi
Community Empowerment Journal Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v2i4.88

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) yangs sering ditandai dengan nyeri dada secara tiba-tiba. Faktor risiko diantaranyaa dalah kebiasaan merokok, hipertensi, diabetes mellitus (DM) dan pola makan mengandung banyak lemak, dan stres. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi warga RW 07, Kelurahan Sembungharjo, Kota Semarang tentang pencegahan PJK. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari senam hipertensi, penyuluhan tentang PJK, pemeriksaan tekanan darah dan pengukuran kadar kolesterol Kegiatan PkM dengan judul Cegah Penyakit Jantung Koroner (PJK) dengan ”CERDIK” dan ”PATUH” bermanfaat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk pencegahan PJK melalui Cek kesehatan secara teratur, Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga, Diet yang seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress dengan baik (CERDIK); serta Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, Tetap diet dengan gizi seimbang, Upayakan aktivitas fisik dengan aman, dan Hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik (PATUH). Coronary heart disease (CHD) is often marked by sudden chest pain. Risk factors include smoking habits, hypertension, diabetes mellitus (DM), high-fat dietary patterns, and stress. This community service program (PkM) aims to educate the residents of RW 07, Sembungharjo Village, Semarang City, about CHD prevention. The PkM activities comprise hypertension exercise sessions, educational sessions on CHD, blood pressure monitoring, and cholesterol level assessment. The PkM program titled "Prevent Coronary Heart Disease (CHD) with 'CERDIK' and 'PATUH'" is valuable in enhancing community knowledge and awareness regarding CHD prevention through the following strategies: Regular health checks, Avoiding smoke from cigarettes, Engaging in consistent physical activity, Maintaining a balanced diet, Getting sufficient rest, and Managing stress effectively (CERDIK); along with Regular health check-ups and adhering to medical advice, Treating illnesses with appropriate and consistent medication, Maintaining a nourishing and balanced diet, Ensuring safe physical activity, and Avoiding cigarette smoke, alcohol, and carcinogenic substances (PATUH).
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN KONTROL PH TANAH OTOMATIS UNTUK MENCEGAH PENYAKIT KUNING PADA TANAMAN CABAI DI GREENHOUSE Nur Farizki, Muhammad Diaz; Syaifudin, Iqbaal; Nugroho, Agus Adhi
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v5i2.16165

Abstract

Penyakit kuning pada tanaman cabai (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu kendala utama yang menyebabkan kerugian panen signifikan, dimana salah satu pemicu utamanya adalah kondisi pH tanah yang tidak optimal, terutama pH dan kelembapan. Ketidakseimbangan pH mengganggu penyerapan nutrisi esensial oleh tanaman, sehingga menurunkan imunitas dan produktivitasnya [1]. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring dan kontrol pH tanah serta kelembapan tanah otomatis untuk menjaga kondisi tanah pada rentang ideal bagi pertumbuhan tanaman cabai. Metode yang digunakan adalah sistem kontrol loop tertutup berbasis mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor pH tanah, sensor kelembapan tanah resistif serta kapasitif, pompa larutan asam sitrat untuk menurunkan pH, pompa larutan dolomit untuk menaikkan pH, dan pompa air untuk penyiraman. Pengujian sistem dilakukan untuk mengukur akurasi, waktu respons, dan stabilitas kontrol pH. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu merespons deviasi pH dengan sangat cepat (waktu respons 30 detik), namun belum berhasil mencapai setpoint ideal (pH 6.4) dalam 24 jam, dan stabil pada rentang 5.7-5.9 (uji asam) serta 6.9-7.3 (uji basa). Sistem yang dikembangkan terbukti efektif sebagai solusi teknologi untuk mempertahankan kondisi pH tanah secara presisi dan otomatis, sehingga berpotensi mencegah penyakit kuning dan meningkatkan kesehatan tanaman cabai di greenhouse.