Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Lumbung Pupuk Organik Cair Sebagai Pendukung Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan Komoditas Padi Di Kabupaten Ngawi Ariyadi, Ludiantoro
Manajemen Agribisnis: Jurnal Agribisnis Vol 25 No 1 (2025): Manajemen Agribisnis: Jurnal Agribisnis
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/agribisnis.v24i2.5880

Abstract

Keberhasilan refolusi hijau memberikan dampak negatif anatara lain menciptakan ketergantungan terhadap pestisida dan pupuk kimia sintetis yang sebenarnya itu mahal dan merusak kesuburan tanah. Salah satu pemecahan masalah tersebut dengan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan, dengan langkah straegis berupa pemberdayaan kelompok tani dengan pembuatan Lumbung Pupuk Organik Cair. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui produktifitas budidaya padi dengan menggunakan Pupuk Organik Cair dan menganalisis kelayakan finansial budidaya padi dengan menggunakan Pupuk Organik Cair. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Ngawi degan waktu pelaksanaan penelitian Januari-April 2024. Pendekatan penelitian yang dilakukan adalah dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data primer dilaksanakan dengan wawancara beberapa kelompok tani yang sudah mampu membuat lumbung pupuk organik cair, obserfasi lapangan dan data data sekunder yang didapat dari Dinas Ketahan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Ngawi. Hasil penelitian ini adalah Lumbung Pupuk Organik Cair akan mampu bergerak aktif apabila dalam suatu kelompok tani ada beberapa petani / team kecil sebagai penggerak yang konsen dan giat dalam pengembangan organik. Kegiatan lumbung pupuk organik cair akan lebih berkelanjuatan apabila petani anggota kelompok tani mau mengganti biaya pembuaatan dengan harga yang murah. Produktifitas budidaya padi dengan mengunakan Pupuk Organik Cair dapat diketahui lebih tinggi dari pada budidaya padi konfensional. Kelayakan finansial dari kedua system budidaya padi dapat dikatakan layak karena nilai R/C rasio lebih dari 1. Selain itu perbandingan nilai kelayakan usaha budidaya padi menggunakan POC lebih tinggi