Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembinaan Keluarga Sakinah Pada Pasangan Pranikah Di Kantor Urusan Agama Di Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang Jenipur, Edrian; Syarifudin, Achmad; Noviza , Neni
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 1 No. 6 (2023): Mei - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v1i6.869

Abstract

The purpose of this research is to find out what is behind the importance of fostering a sakinah family in KUA, Pendopo District, Empat Lawang Regency and how this coaching is carried out. In this study, the authors used qualitative research methods, by collecting data through observation, interviews and documentation. The informants or subjects in this study were the head of the KUA and an extension agency. The data validity technique used is the triangulation technique, which is the technique of checking the validity of the data by utilizing something from outside the data to check the data. The results obtained from this study are the background of fostering a sakinah family, including as the vanguard of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia, the Office of Religious Affairs (KUA) has a duty and function to carry out some of the tasks of the Office of the City / Regency Ministry of Religion in the field of Islamic Religion Affairs and assist development general government in the field of religion at the District level. And there are also factors that influence the background of developing a sakinah family, namely: Internal factors, the first are overcoming the heavy psychological burdens of fathers and mothers such as pressure (stress) at work, family financial difficulties, and secondly, overcoming conflicts in the family can be overcome, thirdly overcoming egotistical and less democratic attitude, fourthly overcoming the husband/wife's suspicion that one of them is suspected of having an affair. And there are also external factors, including the first to overcome the interference of third parties in family matters, and the second to overcome the negative association of family members, the third to overcome the wife's negative habit of gossiping in other people's homes or at social gatherings and offices, the fourth to overcome the habit of gambling.
Implementasi Teknik Motivational Interviewing Untuk Meningkatkan Motivasi Mengaji Pada Remaja Di Desa Geramat Kabupaten Lahat Sandi , Robbi Kurnia; Kusnadi, Kusnadi; Noviza , Neni
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1149

Abstract

This research is entitled Implementation of Motivational Interviewing Techniques to Increase Motivation. The aim of this research is to determine the motivation for reciting the Koran among teenagers in Geramat Village, Lahat Regency before being given the Motivational Interviewing technique. The research method used is a qualitative research method, data from this research comes from primary data and secondary data, with data collection techniques namely through interviews, observation and documentation. Meanwhile, data analysis uses descriptive analysis. The results of this research are motivation for reciting the Koran among teenagers in Geramat Village, Lahat Regency before being given the Motivational Interviewing technique. When teenagers' motivation before being given motivational interviewing techniques, teenagers' motivation is very low. Behaviors that often arise in teenagers are, feeling lazy and bored when completing assignments, not being confident, giving up easily, not paying attention to teacher instructions, not asking anyone for help, not being serious, often daydreaming, not responding to teacher advice, not answering questions. teachers, are more silent, easily discouraged and always avoid tasks.
Efektivitas Program Ketrampilan Dalam Pembinaan Rehabilitasi ODGJ Di PR-PGOT Kelurahan Sukamaju Palembang Shinta , Anisyah; Choiriah, Choiriah; Noviza , Neni
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 1 (2023): Juli - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i1.1023

Abstract

Skripsi ini berjudul Efektivitas Program Ketrampilan dalam Pembinaan Rehabilitasi ODGJ di PR-PGOT Kelurahan Sukamaju Palembang. Tujuan dari program ketrampilan ini Untuk mengetahui efektivitas program ketrampilan dalam membina rehabilitasi ODGJ di PR-PGOT Kelurahan Sukamaju Palembang dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam menjalankan program ketrampilan dalam membina rehabilitasi ODGJ di PR-PGOT. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif-Kualitatif. Jenis data yang digunakan yaitu primer dan sekunder. Alat pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yaitu 2 staff PR-PGOT dan 1 pasien ODGJ. Dalam penelitian ini, analisis ineraktif dari Miles Huberman yaitu : reduksi data, deskripsi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa setelah mendapat pelatihan dari instruktur untuk mengajari pasien ODGJ membuat kerajinan tangan, bahwa hampir semua pasien ODGJ yang mengikuti program ketrampilan ini bisa membuat kerajinan tangan dan dilakukan dengan baik dan benar, jadi bisa dikatakan program ketrampilan ini efektif dan tujuannya tercapai untuk mengajari pasien ODGJ setelah melihat pasien ODGJ telah bisa membuat kerajinan tangan. Selain itu banyak sekali manfaat yang di dapat setelah pasien ODGJ program ketrampilan ini, contohnya pasien ODGJ melakukan hal yang sangat positif, memberi pengalaman baru yang selama ini mungkin belum pernah di lakukan sebelumnya, dan juga untuk melatih agar pasien ODGJ bisa bersosialisasi dan kembali menjadi masyarakat pada umumnya. Kemudian adapun faktor pendukung dan penghambat dalam menjalankan program ketrampilan yaitu, faktor pendukung: memiliki sarana dan prasarana, kemauan pasien ODGJ, Perawat PR-PGOT yang selalu membimbing dan mempunyai instruktur yang menajari pasien ODGJ, faktor penghambat: pasien ODGJ suka mengantuk, tidak konek pada saat menjalankan program ketrampilan, suka mengganggu pasien lain, beberapa pasien yang tidak mau mengikuti program ketrampilan.
Program PIK-R Dalam Memberikan Pelayanan Dan Pembinaan Pada Kegiatan PKBR Di Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Palembang Firmansyah , Aldo; Razzaq , Abdur; Noviza , Neni
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 3 No. 1 (2024): Juli - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v3i1.1952

Abstract

DPPKB Kota Palembang ini menyediakan program PIK-R. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi tentang kenakalan remaja, dampak/akibatnya bagi masa depan remaja, serta perencanaan bagi pendidikan maupun penyiapan berkeluarga bagi remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program PIK-R dalam memberikan pelayanan dan pembinaan pada kegiatan penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR). dan mengetahui faktor penghambat pada pelaksanaan program PIK-R di DPPKB Kota Palembang. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengedit, merekontruksi, mengecek dan menyajikannya sebagai kesimpulan. Penarikan kesimpulan dilakukan secara deduktif. Hasil penelitian ini diantanya (1) Pelaksanaan program PIK-R ini biasanya dilakukan disekolah dan dilingkungan masyarakat yang terdiri dari bimbingan konseling, sosialisasi, pengembangan keterampilan/pelatihan, dan pengorganisasian komunitas. Dalam kegiatan PKBR, program ini mengedukasi tentang alat reproduksi, pencegahan terjadinya pernikahan usia dini, risiko terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan. (2) faktor penghambat pelaksanaan program PIK-R yang terjadi disekolah yakni pergantian pengurus secara tiba-tiba, pergantian jabatan kepala sekolah dan ketidaksesuaian waktu. Sementara di lingkungan masyarakat dikarenakan mobilitas penduduk yang tinggi, kurangnya keterlibatan masyarakat serta kondisi sosial dan budaya masyarakat.