Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Persuasi melalui Media Sosial Instagram Permata, Disna Haristya; Mahadi, Elly Manika Maya; Poerwaningtias, Intania; Iswandiariwati, Mia Ayu
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i1.9631

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan utama di Indonesia, yang mendorong berbagai kampanye dan gerakan pembersihan untuk mengatasinya. Salah satunya adalah aksi Pandawara Group, yang sejak September 2022 aktif mengunggah kegiatan pembersihan sampah di media sosial Instagram, berhasil menginspirasi audiens untuk menjadi relawan lingkungan di berbagai lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengemasan pesan persuasif kampanye lingkungan pada akun Instagram @pandawaragroup dengan pendekatan teori Elaboration Likelihood Model (ELM). Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif terhadap 108 konten unggahan pada periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @pandawaragroup lebih dominan menggunakan jalur periferal dalam kampanye mereka, dengan indikator emosi positif (59,3%) dan fitur vividness berupa video (83,3%) sebagai elemen yang paling sering digunakan. Sebaliknya, elemen jalur sentral seperti penggunaan data empiris hanya mencapai 37%, dan pedoman kebersihan hanya 8,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa jalur periferal lebih efektif dalam menarik perhatian audiens dan mendorong keterlibatan dalam kampanye lingkungan. Studi ini memberikan kontribusi terhadap literatur mengenai cara pengemasan pesan persuasif di media sosial, khususnya dalam konteks kampanye lingkungan, serta relevansinya dalam strategi komunikasi pro-lingkungan.
Pola Bahasa Perempuan Melawan Dominasi Laki-Laki melalui Konversasi dalam Talk Show Publik Mahadi, Elly Manika Maya
Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5, No. 1, Mei, 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/cantrik.vol5.iss1.art4

Abstract

This study aims to examine how women's language patterns challenge male dominance in conversations on the public talk show “Enaknya Jadi Laki-Laki”. The research employs the Membership Categorization Device method through conversation analysis. The findings reveal that women must first confront gender-based stereotypes before they can speak. In seeking equality, women often adopt masculine language patterns and draw upon commonly accepted cultural knowledge—actions that unintentionally, foster competition among women rather than directly challenging male dominance. It also finds that women tend to take on the role of facilitators in conversation, while men are more likely to assert their identity and self-image through denial or interruption. These dynamics reflect the complexities of gendered communication, underscoring the need for more effective language styles and structured settings in constructing gender discourse within public talk shows. This study highlights the importance of increasing female representation in media to enhance the visibility and legitimacy of women's perspectives.