Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Utilization of Palm Broom Cutting Waste in Making Briquettes as a Potential Alternative Energy Source Ade Nurul Hidayat; Dwi Irwati; Suhendra Suhendra; Dede Reno Suryana; Afra Nuraini
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 1 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 1 January 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i1.5577

Abstract

The development of the industry continues to grow and produce products that continue to have useful functions. Production in the manufacture of goods has important industrial problems that must be managed. In the process of producing coconut brooms, there is coconut fiber waste from cutting, where the waste if left alone will become garbage and be thrown away. In the study using quantitative descriptive research methodology, namely by explaining how to make briquettes from coconut broom waste and then calculating the benefits that can be obtained from the waste if used as charcoal briquettes. Coconut broom waste will be used as briquettes that have economic value and can be used as potential economic value for the surrounding community. This study is a continuation of previous studies. This study has a novelty located in the raw material from coconut broom waste where waste that is usually thrown away and becomes unused waste, in this study we utilize it into a material that has economic value, namely made into briquettes. Furthermore, after the briquettes are made, the briquettes will be analyzed by looking at the Economic Feasibility Analysis, namely how much capital is needed and how much profit can be obtained, in this study the profit that can be obtained is IDR. 43,000.00 if we sell 10 packs for IDR. 10,000.00/pack.
Implementasi Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) Berbasis Pdca Cycle untuk Meningkatkan Kualitas Komponen Stamping di PT Xyz Muhammad Yusuf Faruq; Suhendra Suhendra; Gusman Simon
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32746

Abstract

Persaingan industri otomotif yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk guna memenuhi standar perusahaan dan harapan konsumen. Salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam proses produksi adalah tingginya tingkat defect pada proses stamping yang dapat mempengaruhi kualitas produk dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis defect yang terjadi pada proses stamping, menganalisis faktor penyebabnya, serta mengimplementasikan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) berbasis PDCA Cycle (Plan, Do, Check, Action) untuk menurunkan tingkat defect dan meningkatkan kualitas komponen stamping di PT XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan siklus PDCA, sedangkan pendekatan kuantitatif dilakukan dengan metode FMEA melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN) untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect dominan pada proses stamping adalah benjol dan penyok dengan rata-rata defect sebesar 8% pada periode Maret–Agustus 2025, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 5%. Setelah dilakukan perbaikan melalui pelatihan operator, penerapan SOP material, jadwal 5S, perawatan dies, modifikasi pallet, serta penambahan alat bantu pengecekan, tingkat defect menurun menjadi 3,9% pada September dan 2,4% pada Oktober 2025. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode FMEA yang terintegrasi dengan siklus PDCA efektif dalam mengidentifikasi akar penyebab masalah dan menurunkan tingkat defect pada proses stamping sehingga mampu meningkatkan kualitas produk secara signifikan.