Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEDIA DALAM ERA GLOBALISASI TANTANGAN DAN DAMPAK TERHADAP KOMUNIKASI GLOBAL Basri, Hasanun
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41615

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan dan dampak yang ditimbulkan oleh media global dalam era globalisasi terhadap komunikasi global. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana media global mempengaruhi aliran informasi, interaksi antarbudaya, dan dampak mereka terhadap kebebasan berbicara dan penyebaran informasi yang akurat di seluruh dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur; data diperoleh melalui penelitian berbagai artikel, buku, dan laporan tentang media, globalisasi, dan komunikasi internasional. Analisis dilakukan dengan membandingkan berbagai perspektif tentang tantangan yang muncul dalam penggunaan media digital dan dampaknya terhadap komunikasi global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dalam era globalisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Salah satu masalah utama yang dihadapi termasuk dominasi media global yang cenderung mengarah pada homogenisasi budaya, ketimpangan akses teknologi di negara berkembang, dan penyebaran disinformasi yang memperburuk kualitas informasi. Sebaliknya, media di seluruh dunia mendorong aktivisme sosial, meningkatkan interaksi antarbudaya, dan mempercepat aliran informasi. Dengan membuat pasar global lebih mudah diakses, globalisasi media juga memengaruhi cara berkomunikasi di seluruh dunia. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah dan lembaga internasional memperhatikan pentingnya meningkatkan akses teknologi di negara-negara berkembang untuk mengurangi kesenjangan informasi. Selain itu, perlu diperkuat regulasi media yang lebih jelas untuk memerangi disinformasi dan melindungi kebebasan berbicara. Dalam pengelolaan media global, perlindungan keberagaman budaya dan prinsip lokal harus menjadi prioritas utama.