Pangesti Ardyani Haddad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KESELAMATAN KERJA, KETERLIBATAN KARYAWAN, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV. BEURALLY ZABMATIC SANLOC SURABAYA Pangesti Ardyani Haddad; Johannes Silalahi
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v14i11.10883

Abstract

Beurally Zabmatic Sanloc Surabaya, founded on February 28, 2007, by Mr. Miftakhul Huda, manufactures special packaging machines. The company faces low compliance with safety protocols, increasing work accident risks and affecting employee performance. This study examines the impact of Work Safety, Employee Involvement, and Organizational Culture on Employee Performance. Using quantitative analysis and SPSS 26, results show that all three variables significantly affect employee performance both partially and simultaneously, with significant values below 0.05. The study confirms the importance of improving these factors to enhance employee performance. Beurally Zabmatic Sanloc Surabaya, didirikan pada 28 Februari 2007 oleh Bapak Miftakhul Huda, bergerak dalam produksi mesin kemasan khusus seperti untuk AMDK, filter air, dan pengisian air. Masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah rendahnya kepatuhan terhadap protokol keselamatan kerja, yang meningkatkan risiko kecelakaan kerja dan berdampak negatif pada kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Keselamatan Kerja, Keterlibatan Karyawan, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan. Dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan SPSS 26, hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Variabel Keselamatan Kerja, Keterlibatan Karyawan, dan Budaya Organisasi menunjukkan nilai signifikan di bawah 0,05, yang membuktikan bahwa peningkatan ketiga faktor ini dapat meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan.