This study aims to identify the difficulties and challenges faced by students who study while working. In the context of higher education, many students choose to work part-time or full-time to support their education and living expenses. However, the combination of academic and work demands often creates various difficulties that can affect their academic performance and mental well-being. The method used in this study was a survey with a questionnaire distributed to active students at Indraprasta PGRI University. The questionnaire consisted of five questions designed to explore students' experiences in managing time, coping with stress, and seeking support. The results showed that most respondents found it difficult to manage their time between studies and work, with the biggest challenges being physical fatigue and limited time to study. In addition, support from educational institutions, such as flexibility in class schedules and access to counseling services, also play an important role in helping students overcome these challenges. This study is expected to provide insights for universities in improving support for working students, as well as encourage further research into effective time and stress management strategies. By doing so, it is hoped that students can achieve a better balance between their studies and their work. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan dan tantangan yang dihadapi mahasiswa yang menjalani kuliah sambil bekerja. Dalam konteks pendidikan tinggi, banyak mahasiswa yang memilih untuk bekerja paruh waktu atau penuh waktu guna mendukung biaya pendidikan dan kebutuhan hidup. Namun, kombinasi antara tuntutan akademik dan pekerjaan seringkali menimbulkan berbagai kesulitan yang dapat mempengaruhi kinerja akademik dan kesejahteraan mental mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa aktif di Universitas Indraprasta PGRI. Kuesioner terdiri dari lima pertanyaan yang dirancang untuk menggali pengalaman mahasiswa dalam mengatur waktu, mengatasi stres, dan mencari dukungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa kesulitan dalam mengatur waktu antara kuliah dan pekerjaan, dengan tantangan terbesar adalah kelelahan fisik dan waktu yang terbatas untuk belajar. Selain itu, dukungan dari institusi pendidikan, seperti fleksibilitas jadwal kuliah dan akses ke layanan konseling, juga berperan penting dalam membantu mahasiswa mengatasi tantangan ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pihak universitas dalam meningkatkan dukungan bagi mahasiswa yang bekerja, serta mendorong penelitian lebih lanjut mengenai strategi manajemen waktu dan stres yang efektif. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat mencapai keseimbangan yang lebih baik antara studi dan pekerjaan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil akademik dan kualitas hidup mereka.