AYNUL MARDHIYAH, M. Pd.
STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

استراتيجية ترقية كفاءة معلم اللغة العربية في المرحلة المتوسطة بمنطقة سورابايا AYNUL MARDHIYAH, M. Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal At-Ta'bir: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/gah25031

Abstract

Guru merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam keberhasilan suatu pendidikan. Faktor-faktor tersebut diyakini memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru yang berkualitas memiliki dampak besar terhadap efektifitas pembelajaran. Rendahnya kualitas pembelajaran bahasa Arab salah satunya disebabkan oleh rendahnya kualitas guru yang mengajar bahasa Arab, Banyaknya guru yang tidak memiliki kualifikasi Pendidikan Bahasa Arab mengakibatkan rendahnya kompetensi guru terutama pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Selain itu kurangnya perhatian khusus akan pentingnya guru yang berkualitas untuk mensukseskan pendidikan khususnya dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Kompetensi guru bahasa Arab pendidikan menengah di kota surabaya cukup rendah, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal, 2) Standarisasi kompetensi guru bahasa Arab pendidikan menengah di Kota Surabaya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Bab VI Bagian Kesatu Tentang Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 pasal 2 dan 3 Bagian Kesatu tentang Kompetensi Guru, selain itu Standardisasi yang merupakan Kebijakan Kementerian Agama Kota Surabaya Masa Kerja, 3) Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru Bahasa Arab tingkat menengah kota surabaya antara lain: dari kompetensi pedagogik: 1). Pengawasan kelas dan administrasi, 2). Pendekatan Pribadi (3). Pelatihan Evaluasi Diri, 4). Pemberdayaan Penilaian Kinerja Guru (PKG), 5). Uji Kompetensi Guru (UKG), 6). Program Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan (PPKB), 7).Pengakuan (Reward). Dan Sedangkan dari kompetensi profesional: 1). Pemberdayaan KKM dan MGMP, 2). Pelatihan atau Up Grading Bahasa Arab, 3). Pemberdayaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), 4). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis IT, 5). Pekerjaan Bergulir AKTIF.
Efektivitas Metode Storytelling dalam Pembelajaran Bahasa Arab bagi Siswa Nonpenutur Asli Siti Asyiah; Achmad Muhlis; Aynul Mardhiyah
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 7 No 2 (2025): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Kiai Ageng Muhammad Besari onorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ctsw2b74

Abstract

Arabic language comprehension at the madrasah level presents challenges due to students' limited exposure to the language and the prevalence of traditional learning methods. This study evaluates the effectiveness of the storytelling method in enhancing Arabic language skills at MAN Sumenep. Employing a quantitative approach, the research utilized a one-group pre-test and post-test experimental design. The assessment instruments included tests for listening, speaking, reading, and writing, followed by descriptive and inferential statistical analysis (paired t-test and Pearson correlation). The results indicated significant improvements across all skills, with an average score increase of 17.45 points (28.56%). The t-test produced a significant value (p < 0.001), while the correlation analysis revealed a moderate but statistically insignificant positive relationship (r = 0.439; p = 0.561). In conclusion, the storytelling method effectively promotes enhancements in both receptive and productive Arabic skills, while also fostering students' learning motivation, participation, and critical thinking abilities. These findings suggest that storytelling is an innovative approach to teaching Arabic within the madrasah context. Abstrak Pemahaman bahasa Arab di tingkat madrasah masih menjadi tantangan akibat rendahnya eksposur siswa terhadap bahasa tersebut serta dominasi metode pembelajaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode storytelling dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab di MAN Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test and post-test. Instrumen yang digunakan meliputi tes menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji paired t-test dan korelasi Pearson). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh keterampilan, dengan rata-rata kenaikan skor 17,45 poin (28,56%). Uji t menghasilkan nilai signifikan (p < 0,001), sedangkan uji korelasi menunjukkan hubungan positif sedang namun tidak signifikan (r = 0,439; p = 0,561). Kesimpulannya, metode storytelling secara efektif mendorong peningkatan keterampilan reseptif dan produktif bahasa Arab, serta turut memperkuat motivasi belajar, partisipasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini merekomendasikan storytelling sebagai pendekatan inovatif dalam pengajaran bahasa Arab di lingkungan madrasah.