Ratih Anjarwani
Universitas Muhammadiyah Kuningan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Model Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Eka Tjipta Mandang Seruyan Deddy Muryanto; Ratih Anjarwani
Jurnal Lensa Pendas Vol 10 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v10i1.4353

Abstract

This research aims to determine the learning outcomes of the make a match type cooperative learning model on student learning outcomes on temperature and heat material in class V semester II of SD Eka Tjipta Mandang Seruyan. This research is classroom action research (PTK) with the research subjects being class V students at SD Eka Tjipta. Data collection techniques through science learning tests. The test consists of 10 multiple choice questions and 5 essay questions. Analysis is obtained through observation and tests. Based on the results of observations, it shows that out of 41 students, 24 students were still below the KKM in Class V SD Eka Tjipta Mandang Seruyan, 24 students were below the KKM with a class average score of 59.27. The results of the research show that the make a match type cooperative learning model is effective in improving cycle 1 science learning outcomes, showing a student learning completion level of 68% with an average score of 70.61. In cycle 2, the level of completeness of student learning outcomes was 95% with an average score of 87.88. This research proves that the application of the make a match type cooperative learning model can improve science learning outcomes in class V at SD II Eka Tjipta Mandang Seruyan.
Efektivitas Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II pada Mata Pelajaran Matematika di MI Darul Iman Muara Lembu Nabilla Tri Zulhijjah; Ratih Anjarwani
Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Einstein College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/v9tasb68

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas II melalui penggunaan metode demonstrasi di MI Darul Iman Muara Lembu . Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah murid-murid kelas II MI Darul Iman Muara Lembu yang terdiri dari 20 orang, dengan rincian 12 murid pria dan 8 murid perempuan. Data yang dikumpulkan melalui tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskripsi sederhana dengan menghitung persentase keberhasilan keseluruhan siswa setelah dilakukannya tes evaluasi pada tiap akhir siklus. Hasil dokumentasi awal pada prasiklus menunjukkan hanya 7 dari 20 siswa atau 35% dinyatakan tuntas. Pada siklus I, siswa yang tuntas mengalami peningkatan yakni 12 dari 20 siswa atau 60% dan meningkat kembali menjadi 17 dari 20 siswa atau 85% pada saat siklus II. Hasil tersebut telah mencapai target yang ditetapkan yakni 80%. Dari hasil studi tersebut, bisa disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan pencapaian belajar siswa. kelas II pada materi adalah penghitungan pembagian di MI Darul Iman Muara Lembu.
Efektivitas Metode Pembelajaran Diskusi Dalam Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Sekolah Dasar Widiyanti Widiyanti; Ratih Anjarwani
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran diskusi terhadap keterampilan menyimak cerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. siswa kelas II di SDN 1 Klampok. Latar belakang penelitian ini berawal dari rendahnya kemampuan menyimak siswa yang disebabkan oleh kurangnya motivasi saat pembelajaran. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah Siswa kelas II di SDN 1 Klampok yang berjumlah 35 siswa yang terdiri dari 18 laki-laki dan 17 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes tertulis untuk mengetahui kemamouan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen dalam pengumpulan data terdiri dari lembar observasi dan lembar tes. Data observasi di analisis menggunakan data kualitatif dan data hasil tes kemampuan menyimak dianalisis menggunakan data kuantitatif. Hasilnya penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa keterampilan menyimak siswa meningkat sebesar 62%. Pada siklus II, setelah dilakukan perbaikan dan penyesuaian strategi pembelajaran, hasilnya meningkat menjadi 90%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran diskusi dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita siswa kelas II di SDN 1 Klampok. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran diskusi terbukti efektif dalam mengatasi masalah rendahnya keterampilan menyimak siswa dan dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
PERAN SEKOLAH DALAM MEMBANGUN EKOSISTEM PENDIDIKAN KARAKTER Ratih Anjarwani; Hermawan
Jurnal Lensa Pendas Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v10i2.5102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi peran sekolah dalam membangun ekosistem Pendidikan karakter siwa. Metode dalam penelitian yaitu metode studi literatur untuk menganalisis peran sekolah dalam membangun pendidikan karakter siswa. Pengumpulan data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, makalah, skripsi dan tesis. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa peran sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan karakter dilaksanakan melalui berbagai cara antara lain integrasi nilai-nilai karakter dalam mata pelajaran, peranan guru dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi serta kegiatan pembiasaan serta ekstrakurikuler di sekolah dengan tujuan membentuk sikap dan perilaku positif. Ketiganya saling melengkapi dan memperkuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menyeluruh dan bermakna.