Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Putusan Arbitrase: Finalitas, Kekuatan Mengikat, Dan Implikasi Hukum Di Indonesia Anjlan Berutu; Muhammad Said Harahap; Nazila Aulia; Putri Syifa Fazyra Nasution; Zulkarnain Iskandar
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 1 No. 3 (2024): Vol 1. No 3 Des 2024 : JCISNU
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v1i3.519

Abstract

Dalam era globalisasi dan kompleksitas pasar yang meningkat, penyelesaian sengketa menjadi aspek krusial dalam dunia bisnis, dengan arbitrase muncul sebagai alternatif yang semakin diminati. Metode ini menawarkan solusi fleksibel dan efisien, menghindari proses litigasi yang panjang dan mahal. Arbitrase memiliki keunggulan, terutama dari segi finalitas, di mana putusannya bersifat mengikat dan umumnya tidak dapat diajukan banding, memberikan kepastian hukum yang sangat berharga bagi pelaku bisnis. Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi dan investasi asing memerlukan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif, di mana Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) berperan aktif dalam menyediakan platform arbitrase. Penelitian ini bertujuan menganalisis prinsip finalitas dan kekuatan mengikat putusan arbitrase dalam konteks hukum Indonesia, serta implikasi hukum terkait eksekusi dan kemungkinan pembatalan putusan. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengevaluasi efektivitas Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 dan Konvensi New York 1958. Hasil penelitian menunjukkan tantangan dalam penerapan prinsip finalitas dan independensi arbiter, serta memberikan rekomendasi untuk memperkuat sistem arbitrase di Indonesia demi meningkatkan kepastian hukum dan efektivitas penyelesaian sengketa.
Arbitration Ruling: Finality, Binding Force, And Legal Implications In Indonesia Anjlan Berutu; Muhammad Said Harahap; Nazila Aulia; Putri Syifa Fazyra Nasution; Zulkarnain Iskandar
ISNU Nine-Star Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024 :ISNU Nine-Star_INS9MJ
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/ins9mj.v1i2.113

Abstract

In an era of globalization and increasing market complexity, dispute resolution has become a crucial aspect of the business world, with arbitration emerging as an increasingly favored alternative. This method offers flexible and efficient solutions, avoiding lengthy and costly litigation processes. Arbitration has advantages, particularly regarding finality, where its decisions are binding and generally not subject to appeal, providing highly valuable legal certainty for business actors. In Indonesia, economic growth and foreign investment necessitate an effective dispute resolution mechanism, in which the Indonesian National Arbitration Board (BANI) plays an active role in providing an arbitration platform. This study aims to analyze the principles of finality and the binding force of arbitration awards within the context of Indonesian law, as well as the legal implications related to the enforcement and potential annulment of awards. Using a normative juridical approach, this research evaluates the effectiveness of Law No. 30 of 1999 and the 1958 New York Convention. The results indicate challenges in the application of the principles of finality and the independence of arbitrators, while also providing recommendations to strengthen the arbitration system in Indonesia to enhance legal certainty and the effectiveness of dispute resolution.