Andi Wahju Rahardjo Emanuel
Program Studi Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemantauan dan Pengendalian Piranti Kamar Kost Pintar Berbasis Internet of Things Cris Yustianto Putra Tangdialla; Andi Wahju Rahardjo Emanuel; Eddy Julianto
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Informatika Atma Jogja - Mei
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jiaj.v4i1.7438

Abstract

Teknologi Internet of Things dalam perkembangan terus mengalami perubahan dalam aspek kehidupan manusia dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu sektor kehidupan manusia yang paling berdampak adalah munculnya konsep Smart home di dalamnya benda-benda yang terhubung dengan internet bisa mengirimkan informasi dan kontrol di dalam rumah. Konsep ini dapat diterapkan kedalam bisnis kost yang juga membutuhkan kontrol sistem yang bisa dijangkau dari jarak jauh. Penelitian ini memiliki tujuan dalam mengembangkan konsep Internet of Things di kamar kost agar penghuni kost dapat memantau dan mengendalikan berbagai piranti di kamar kost dari jarak jauh. Menggunakan board NodeMCU ESP8266, sensor Raindrop, sensor Suhu, 28BYJ-28 dengan ULN2003 modul, Relay, solenoid, servo, dan PZEM-004T v3.0 dan dibuat aplikasi monitoring dan kontrol bebasis Android diharapkan bisa memberikan dampak positif kepada sistem kontrol kamar kost pada kualitas hidup penghuni kost.Kata kunci : kamar kost, Internet of Things, NodeMCU, Android, jarak jauh.
Evaluasi Performa CI/CD Menggunakan Cloud Build Pada Aplikasi Web Vincentius Agung Prabandaru; Andi Wahju Rahardjo Emanuel; Findra Kartika Sari Dewi
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Informatika Atma Jogja - November
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jiaj.v5i2.10707

Abstract

In the application development process, the deployment phase is a crucial step to ensure the application reaches its users. Frequent application development and repeated processes, even for minor changes, can be cumbersome. Automating this process can positively impact time management, allowing resources to be allocated to other tasks. Automating the deployment phase of application development leverages the implementation of continuous integration/continuous deployment (CI/CD). This study uses a web application built with React, JavaScript, and MySQL. The services utilized include GCP Cloud Build for integration, building, testing, and deployment, and Compute Engine as the virtual machine (VM) running Ubuntu as the operating system. The implementation of CI/CD in this study demonstrates significant differences in efficiency compared to manual deployment in terms of time and resources. Regarding costs, analysis shows that saving time and resources through CI/CD results in lower operational expenses. Parallel use of CI/CD facilitates team collaboration in resolving code conflicts but imposes higher demands on resources and time.   Dalam proses pengembangan aplikasi, tahapan deployment adalah tahapan yang penting dilakukan agar aplikasi sampai pada pengguna. Pengembangan aplikasi yang sering dan harus dilakukan berulang kali, meskipun perubahannya minor akan merepotkan. Proses ini jika diubah menjadi otomatis akan memberikan dampak positif terhadap waktu, sehingga bisa dialokasikan untuk hal lainnya. Pengembangan aplikasi tahapan deployment menjadi otomatis memanfaatkan implementasi continuous integration/continuous deployment. Penelitian menggunakan aplikasi web menerapkan React, Javascript dan MySQL. Layanan yang digunakan adalah GCP Cloud Build sebagai integration, build, testing dan deployment. Compute Engine sebagai VM dengan ubuntu sebagai operating system. Hasil penelitian implementasi CI/CD bahwa efisiensi CI/CD dibandingkan manual menunjukkan perbedaan signifikan pada waktu dan sumber daya. Mengenai biaya, analisis dilakukan membandingkan waktu dan sumber daya yang digunakan dan melalui efisiensi waktu dan sumber daya, maka menghemat biaya operasional. Penggunaan CI/CD paralel membantu kerja tim mengatasi konflik kode, tetapi memberatkan sumber daya dan waktu yang dibutuhkan.
PENGEMBANGAN WEBSITE FOOD CENTER UNTUK PEMASARAN DIGITAL PRODUK PANGAN LOKAL PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT: Implementasi Sistem Informasi Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall Nikken Carmelia; Andi Wahju Rahardjo Emanuel; Patricia Ardanari
Jurnal Informatika Atma Jogja Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Informatika Atma Jogja - Mei
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jiaj.v7i1.14198

Abstract

Dinas ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Barat memiliki program Food Center sebagai sarana pemasaran produk pangan lokal. Namun proses pemasaran dan penjualan masih dilakukan secara tradisional dan melalui media sosial yang menyebabkan keterbatasan jangkauan pemasaran, ditambah dengan tidak adanya sistem transaksi online, yang berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan data produk, pesanan, dan laporan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun website food center sebagai sarana pemasaran digital produk pangan lokal. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, pembangunan dan perancangan sistem, implementasi, pengujian, serta perbaikan dan penyesuaian. Pengembangan sistem menggunakan HTML, CSS, Boostrap, JavaScript dan Google Fonts untuk frontend, framework Laravel untuk backend, lalu MySQL sebagai basis data. Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan black box testing serta pengujian menggunakan System Usability Scale. Hasil menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik dan layak digunakan sebagai sarana pemasaran digital produk pangan lokal di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Barat.   The West Kutai Regency Food Security Agency has a Food Center program as a marketing tool for local food products. However, marketing and sales processes are still conducted traditionally and through social media, resulting in limited reach. Furthermore, the lack of an online transaction system poses a risk of errors in recording product data, orders, and sales reports. This study aims to design and build a food center website as a digital marketing tool for local food products. The development method used is the Waterfall method, which includes needs analysis, system design and development, implementation, testing, and improvements and adjustments. The system development used HTML, CSS, Bootstrap, JavaScript, and Google Fonts for the frontend, the Laravel framework for the backend, and MySQL as the database. System testing was conducted using black box testing and the System Usability Scale (SUS). The results indicate that all system functions function well and are suitable for use as a digital marketing tool for local food products at the West Kutai Regency Food Security Agency.